IDXChannel - Produksi emas nasional Indonesia dinilai belum optimal dan cenderung mandek di kisaran 100 ton.
Salah satu faktor yang memengaruhi kondisi tersebut adalah struktur pajak domestik yang dinilai lebih tinggi dibandingkan skema pajak ekspor-impor.
Hal itu disampaikan Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis PT Pegadaian, Ferdian Timur Satyagraha, dalam acara ICMSS Capital Market Seminar yang digelar di Auditorium Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI), Jumat (6/2/2026).
"Kenapa posisinya hanya 100 ton yang bisa diproduksi? Salah satunya terkait pajak ya. Salah satunya terkait pajak yang posisinya pajak domestik lebih tinggi dibandingkan pajak ekspor-impor sendiri," ujar Ferdian.
Menurutnya, persoalan pajak menjadi salah satu penyebab dari beberapa faktor penyebab lainnya.