AALI
8875
ABBA
240
ABDA
6025
ABMM
4360
ACES
620
ACST
210
ACST-R
0
ADES
7200
ADHI
785
ADMF
8525
ADMG
168
ADRO
3910
AGAR
302
AGII
2550
AGRO
635
AGRO-R
0
AGRS
103
AHAP
108
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
148
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1505
AKRA
1360
AKSI
324
ALDO
700
ALKA
294
ALMI
364
ALTO
178
Market Watch
Last updated : 2022/09/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
536.07
-1.08%
-5.84
IHSG
7107.49
-0.99%
-71.10
LQ45
1015.31
-1.01%
-10.33
HSI
17927.82
-0.03%
-5.45
N225
26567.55
-2.16%
-586.28
NYSE
13796.99
-2.26%
-319.60
Kurs
HKD/IDR 1,914
USD/IDR 15,031
Emas
794,490 / gram

Produksi Jagung RI Surplus 3 Juta Ton, Bulog Siap Ekspor ke Filipina

ECONOMICS
Advenia Elisabeth/MPI
Jum'at, 19 Agustus 2022 18:26 WIB
Terkait produksi jagung RI surplus 3 juta ton, Perum Bulog berencana mengekspor komoditas tersebut ke Filipina. 
Produksi Jagung RI Surplus 3 Juta Ton, Bulog Siap Ekspor ke Filipina (Dok.MNC)
Produksi Jagung RI Surplus 3 Juta Ton, Bulog Siap Ekspor ke Filipina (Dok.MNC)

IDXChannel - Produksi jagung Indonesia mengalami surplus 3 juta ton dan selanjutnya Perum Bulog berencana mengekspor komoditas tersebut ke Filipina

Kepala Divisi Pengadaan Komoditi Perum Bulog, Budi Cahyato mengatakan, dirinya sudah menghubungi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Manila untuk membahas rencana ini lebih lanjut.

"Ini sudah kita rencanakan ekspor jagung, bahkan saya sebelum datang ke sini saya sudah menghubungi KBRI kita di Manila atase perdagangan kita di sana. Jadi beliau juga sangat aware, dan bisa membantu agar bisa merealisasikan itu dalam waktu dekat," ujar Budi dalam dialog di acara FMB 9, Jumat (19/8/2022).

Budi menjelaskan, untuk polanya, Bulog akan langsung menyerap jagung dari para petani secara langsung dan beberapa dari supplier. 

Hanya saja untuk jumlah berapa nilai volume yang akan dieskpor, Budi masih enggan memberitahu. 

Sebelumnya, dia mengungkapkan bahwa jagung lokal berpeluang untuk di ekspor. Hanya saja permasalahannya adalah kekurangan mesin pengering. 

"Jadi ketika panen secara bersama-sama itu jagung biasanya mengalami proses supply yang terlalu tinggi. Sementara ini kan jenis pangan yang harus kita keringkan, jadi kita perlu mesin pengering," papar Budi. 

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD