Secara keseluruhan, permintaan listrik diperkirakan tetap berada pada tren kenaikan yang solid, terutama didorong oleh industri, kendaraan listrik, dan pusat data.
IEA memperkirakan pertumbuhan permintaan sebesar 3,6 persen pada 2026 dan 3,8 persen pada 2027, dibandingkan dengan peningkatan tiga persen di 2025.
Terakhir, fenomena El Nino yang meningkatkan suhu di sebagian belahan duni terbukti lebih kuat dari yang diperkirakan tahun ini.
"Fenomena cuaca ini dapat memengaruhi permintaan listrik dengan meningkatkan kebutuhan pendinginan dan membatasi pembangkit listrik tenaga air dan angin," kata IEA. (Wahyu Dwi Anggoro)