sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Produksi Padi Naik Tipis pada Semester I-2026, Penurunan Diproyeksi Terjadi di Juli-September

Economics editor Nia Deviyana
03/08/2026 15:02 WIB
Pada semester I-2026 ini, produksi padi mencapai 33,58 juta ton Gabah Kering Giling (GKG) atau naik 0,46 persen.
Produksi Padi Naik Tipis pada Semester I-2026, Penurunan Diproyeksi Terjadi di Juli-September. Foto: iNews Media Group.
Produksi Padi Naik Tipis pada Semester I-2026, Penurunan Diproyeksi Terjadi di Juli-September. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat realisasi luas panen padi selama Januari-Juni 2026 mencapai 6,31 juta hektare, atau naik 0,81 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Pada semester I-2026 ini, produksi padi mencapai 33,58 juta ton Gabah Kering Giling (GKG) atau naik 0,46 persen, sementara produksi beras mencapai 19,35 juta ton (naik 0,45 persen).

Adapun khusus pada Juni 2026, luas panen padi mencapai 0,84 juta hektare, atau meningkat 6,93 persen dibanding Juni 2025 yang seluas 0,79 juta hektare. 

“Seiring peningkatan luas panen, produksi padi diperkirakan meningkat 7,02 persen, dari 4,01 juta ton GKG pada Juni 2025 menjadi 4,29 juta ton GKG pada Juni 2026. Begitu pula jumlah produksi beras yang tercatat mencapai 2,47 juta ton, naik 6,96 persen dibanding Juni tahun lalu,” ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS RI, Ateng Hartono, dalam konferensi pers, Senin (3/7/2026).

BPS memperkirakan potensi luas panen padi pada tiga bulan berikutnya (Juli-September 2026) akan turun 1,26 persen dibanding periode yang sama tahun lalu, menjadi 3,15 juta hektare. Potensi produksi padi tiga bulan ke depan diperkirakan 16,25 juta ton GKG (turun 0,90 persen), sementara produksi beras diperkirakan 9,36 juta ton (turun 0,88 persen).

BPS turut melaporkan realisasi luas panen jagung selama Juni 2026 mencapai 0,25 juta hektare atau turun 1,41 persen dibanding Juni 2025. 

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement