IDXChannel – Pemerintah menyoroti kenaikan harga beras di sejumlah daerah meski stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola Perum Bulog masih mencukupi.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026. Tomsi meminta pemerintah mengidentifikasi penyebab kenaikan harga beras, terutama ketika persediaan beras pemerintah masih dinilai mencukupi.
Bulog menjelaskan, persoalan kenaikan harga tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan stok, tetapi juga persebaran dan penyalurannya ke wilayah yang mengalami tekanan harga. Ketersediaan CBP perlu diikuti distribusi dan intervensi yang tepat agar dapat menekan harga di daerah yang membutuhkan.
Direktur Badan Pangan Nasional (Bapanas) Yusra Egayanti mengatakan pemerintah bersama Bulog terus memantau perkembangan harga beras setiap hari. Apabila ditemukan harga yang berada di atas ketentuan, pemerintah akan mengidentifikasi penyebabnya sebelum menentukan langkah intervensi.
“Pemantauan setiap hari dan kemudian identifikasi harga yang di atas dan kemudian identifikasi masalahnya untuk kemudian lakukan intervensi terkait dengan kenaikan harga,” ujar Yusra.