Seiring penurunan luas panen, produksi jagung pipilan kering kadar air 14 persen (JPK KA 14 persen) pada Juni 2026 diperkirakan mencapai 1,50 juta ton atau turun 3,73 persen dibanding Juni tahun lalu.
“Namun demikian, produksi JPK KA 14 persen secara kumulatif selama Januari-Juni 2026 mencapai 8,70 juta ton, meningkat 1,62 persen dibanding Januari-Juni 2025,” tutur Ateng.
(NIA DEVIYANA)