AALI
9275
ABBA
280
ABDA
0
ABMM
2410
ACES
720
ACST
192
ACST-R
0
ADES
6225
ADHI
815
ADMF
8200
ADMG
177
ADRO
3250
AGAR
310
AGII
2220
AGRO
750
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
99
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
154
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1545
AKRA
1160
AKSI
272
ALDO
745
ALKA
296
ALMI
308
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
546.99
1.02%
+5.51
IHSG
7186.56
0.74%
+53.11
LQ45
1026.34
0.98%
+9.98
HSI
19763.91
-0.8%
-158.54
N225
28942.14
-0.96%
-280.63
NYSE
0.00
-100%
-15846.79
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,765
Emas
836,469 / gram

Program Desa Devisa, Gubernur Khofifah Gencar Dorong UKM Jatim Tembus Pasar Global

ECONOMICS
Lukman Hakim
Sabtu, 19 Februari 2022 08:32 WIB
Gubernur Khofifah Indar Parawansa terus mendorong pelaku usaha kecil menengah (UKM) Jatim menembus pasar global.
Program Desa Devisa, Gubernur Khofifah Gencar Dorong UKM Jatim Tembus Pasar Global (Dok.Ist)
Program Desa Devisa, Gubernur Khofifah Gencar Dorong UKM Jatim Tembus Pasar Global (Dok.Ist)

IDXChannel - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa terus mendorong pelaku usaha kecil menengah (UKM) Jatim menembus pasar global. Salah satunya melalui program desa devisa yang diinisiasi oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI). 

"Program ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin karena UMKM Jawa Timur memiliki peluang yang besar untuk berpartisipasi dalam perdagangan internasional dan Global Value Chain (GVC)," ungkap Khofifah saat berkunjung ke UD Bambu Murni, Desa Ringinagung, Kabupaten Magetan, Jumat (18/2/2022).  

Khofifah mengatakan, seluruh kepala daerah harus mampu mengidentifikasi dan menyisir potensi daerah yang bisa masuk pasar ekspor. Setelahnya, pemerintah daerah bisa fokus pada pemenuhan aspek kuantitas, kualitas, dan kontinuitas produksi, memperhatikan keunggulan produk, dan mempersiapkan produk agar sesuai dengan tuntutan pasar. "Baik pasar domestik maupun global," ujarnya.

Khofifah mengatakan bahwa Jatim mendapatkan kuota sebanyak 15 desa dari LPEI untuk   menjadi desa devisa. Mengingat potensi Jatim sangat besar, maka ia mengusulkan kepada LPEI untuk menambah kuota menjadi 20 desa devisa."Sementara kita identifikasi mana yang kemungkinan bisa mendapatkan persetujuan untuk dijadikan Desa devisa dalam prioritas bulan-bulan ini. Sehingga kenapa di setiap kunjungan saya mencoba untuk melakukan identifikasi dan assesment, imbuhnya. 

Kepada Bupati Magetan Suprawoto, Khofifah berpesan agar segera mengidentifikasi produk-produk unggulan di Magetan. Khususnya kopi jenis Liberica yang terletak di lereng Gunung Lawu. Menurutnya, Kabupaten Magetan memiliki dua produk unggulan potensial yang bisa diusulkan desa devisa. 

Khofifah mencontohkan, produk yang dihasilkan IKM Bambu Murni Desa Ringinagung dan Kopi Gunung Lawu jenis Liberica. Kedua potensi tersebut bisa disiapkan untuk bisa dilakukan assessment oleh LPEI. Apalagi, kata dia, potensi komoditas kopi dan marketnya cukup besar di dunia.

"Di Kabupaten Magetan ini selain pengrajin anyaman bambu ada potensi besar yaitu kopi dari lereng gunung Lawu yang langka di dunia. Karena ada komoditas yang sangat terbatas yang itu bisa dihasilkan Kopi Lereng Gunung Lawu jenis Liberica, pujinya. 

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD