AALI
9750
ABBA
226
ABDA
0
ABMM
780
ACES
1470
ACST
290
ACST-R
0
ADES
1675
ADHI
1175
ADMF
8075
ADMG
167
ADRO
1185
AGAR
428
AGII
1110
AGRO
940
AGRO-R
0
AGRS
456
AHAP
71
AIMS
530
AIMS-W
0
AISA
280
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
590
AKRA
3370
AKSI
785
ALDO
890
ALKA
254
ALMI
236
ALTO
320
Market Watch
Last updated : 2021/05/06 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
472.68
-0.2%
-0.95
IHSG
5970.24
-0.09%
-5.67
LQ45
888.95
-0.17%
-1.47
HSI
28637.46
0.77%
+219.46
N225
29331.37
1.8%
+518.74
NYSE
16348.41
0.36%
+59.14
Kurs
HKD/IDR 1,841
USD/IDR 14,315
Emas
824,769 / gram

Proyek LRT Jabodebek Fase I Capai 83,37 Persen

ECONOMICS
Giri Hartomo/Okezone
Rabu, 10 Maret 2021 22:10 WIB
Pembangunan proyek kereta laju raya terpadu atau Light Rail Transit (LRT) terus dilakukan meskipu di tengah pandemi covid-19.
Proyek LRT Jabodebek Fase I Capai 83,37 Persen (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Pembangunan proyek kereta laju raya terpadu atau Light Rail Transit (LRT) terus dilakukan meskipu di tengah pandemi covid-19. Berdasarkan data per 5 Maret 2021, progres pembangunan fase 1 LRT Jabodebek telah mencapai 83,37%. 

Adapun rinciannya adalah Lintas Pelayanan I Cawang-Cibubur sudah mencapai 93,67%. Kemudian Lintas Pelayanan II Cawang-Kuningan-Dukuh Atas sudah mencapai 82,44%. Dan kemudian yang terakhir serta Lintas Pelayanan III Cawang-Bekasi Timur sudah mencapai 76,94%.

Fase 1 LRT Jabodebek ditargetkan untuk dapat dioperasikan di bulan Juli 2022 dengan 18 stasiun pemberhentian. Adapun pengoperasiannya akan dilakukan secara otomatis tanpa masinis dengan sistem persinyalan CBTC grade of automation level 3.

Saat ini, KAI masih melakukan uji coba dinamis dengan menjalankan kereta LRT di jalurnya. Sebagian kereta yang telah lulus uji selanjutnya akan dilakukan pengujian komunikasi dengan sistem persinyalan.

“Kami terus bekerja keras agar seluruh proyek yang sedang berlangsung termasuk LRT Jabodebek selesai pada target yang telah ditentukan," ucap Komisaris Utama KAI Said Aqil Siroj dalam keterangannya, Rabu (10/3/2021). 

Sementara itu, Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo mengatakan proyek LRT Jabodebek merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang menjadi salah satu tugas penyelesaian kepada KAI. Selain itu, LRT Jabodebek merupakan proyek kerja sama sinergi BUMN yang dikoordinir oleh Satker LRT Jabodebek di Kementerian Perhubungan.

Sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 49 Tahun 2017, KAI ditugaskan untuk melakukan  penyelenggaraan Sarana dan Prasarana LRT termasuk pendanaan pembangunan prasarana LRT Jabodebek. KAI nantinya juga akan memanfaatkan, mengelola, dan mengusahakan kawasan TOD (Transit Oriented Development) yang ada di sekitar jalur LRT Jabodebek.

“Mari kita sama-sama berdoa dan berniat untuk menyelesaikan proyek ini. Harapannya proyek ini dapat selesai dengan tepat waktu dan dapat bermanfaat bagi masyarakat yang ada di Jabodebek untuk mengurai kemacetan dan meningkatkan kualitas hidup dengan transportasi massal yang lebih baik dari waktu ke waktu,” kata Didiek. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD