Grup tersebut menyatakan bahwa produksi minyak dan gasnya tumbuh empat persen dari tahun ke tahun, terkait dengan peningkatan proyek yang diluncurkan selama setahun terakhir di Brasil, Amerika Serikat (AS), dan Libya.
"Hal ini sebagian mengimbangi dampak hambatan produksi di Timur Tengah," kata perusahaan tersebut. (Wahyu Dwi Anggoro)