IDXChannel - Menteri Luar Negeri (Menlu) Indonesia Retno melakukan 12 pertemuan bilateral selama berkunjung ke Brussel, Belgia pada 1-2 Februari. Dia membahas berbagai isu, termasuk percepatan negosiasi Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnerhsip Agreement (Indonesia-EU CEPA).
"Total pertemuan bilateral yang saya lakukan selama dua hari adalah 12 pertemuan, yaitu dengan Menteri Luar Negeri Belgia, Slovenia, Hongaria, Swedia, Rumania, Finlandia, Polandia, Italia, HRVP Uni Eropa, kemudian EU Special Envoy for Afghanistan, kemudian dengan European Investment Bank (EIB), dan juga dengan Commissioner for Crisis Management of the European Commission," kata Retno dalam press biefing seusai lawatan.
"Isu-isu yang dibahas di hampir semua pertemuan bilateral adalah penguatan kerja sama ekonomi termasuk percepatan negosiasi Indonesia-EU CEPA, kemudian kita bahas Isu Palestina, di mana antara lain saya menekankan pentingnya gencatan senjata segera dan dukungan terhadap UNRWA, serta dukungan negara anggota Uni Eropa terhadap aplikasi Indonesia di OECD," lanjutnya.
Khusus Dengan EU Special Envoy for Afghanistan, pertemuan bilateral membahas upaya untuk membantu Afghanistan, utamanya mendorong pemenuhan hak pendidikan bagi perempuan.
Sementara dengan EIB, diskusinya membahas rencana pembentukan regional representation EIB untuk Asia Tenggara dan Pasifik di Jakarta serta implementasi Just Energy Transition Partnership (JETP).