AALI
9800
ABBA
292
ABDA
6750
ABMM
1400
ACES
1350
ACST
195
ACST-R
0
ADES
3650
ADHI
830
ADMF
7600
ADMG
194
ADRO
2260
AGAR
362
AGII
1475
AGRO
1485
AGRO-R
0
AGRS
148
AHAP
70
AIMS
404
AIMS-W
0
AISA
173
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1130
AKRA
810
AKSI
740
ALDO
1380
ALKA
358
ALMI
290
ALTO
222
Market Watch
Last updated : 2022/01/17 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.30
-0.48%
-2.43
IHSG
6645.05
-0.72%
-48.35
LQ45
948.02
-0.52%
-4.93
HSI
24218.03
-0.68%
-165.29
N225
28333.52
0.74%
+209.24
NYSE
0.00
-100%
-17259.00
Kurs
HKD/IDR 1,836
USD/IDR 14,319
Emas
838,644 / gram

RI Tambah Dua Kapal Perang Baru Produksi Dalam Negeri

ECONOMICS
Riezky Maulana
Sabtu, 15 Januari 2022 07:50 WIB
Indonesia kembali menambah kekuatan alutsistanya dengan menambah dua unit kapal perang yakni KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 dan KRI Golok-688.
RI Tambah Dua Kapal Perang Baru Produksi Dalam Negeri (FOTO: MNC Media)
RI Tambah Dua Kapal Perang Baru Produksi Dalam Negeri (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Indonesia kembali menambah kekuatan alutsistanya dengan menambah dua unit kapal perang yakni KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 dan KRI Golok-688.  Kedua kapal tersebut merupakan produksi dalam negeri.

Untuk KRI Wahidin-991 diproduksi oleh PT PAL Indonesia dan KRI Golok-688 buatan PT Lindungi Industri Invest. 

Kedua KRI tersebut diresmikan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono pada Jumat (14/1/2022) di Dermaga Madura Koarmada II, Surabaya, Jawa Timur. 

Yudo mengatakan, diresmikannya dua KRI ini merupakan bentuk dari penguasaan Naval Technology oleh Indonesia. Hal itu pun mengandung arti penting sebagai bagian dari upaya pemerintah membangun kemandirian industri pertahanan dalam negeri.

Terkait jenis kapal, KRI Golok-688 adalah Kapal Cepat Rudal (KCR) Trimaran yang sudah mengadopsi teknologi terbaru. 

"Bagi Indonesia memiliki kapal-kapal dengan teknologi modern bukan hanya kebutuhan tetapi sebuah keniscayaan, sebab ancaman yang harus dihadapi semakin kompleks," tutur Yudo dalam keterangannya, Sabtu (15/1/2022). 

Sedangkan KRI dr. Wahidin-991 adalah kapal jenis bantu rumah sakit. Kapal jenis ini bukan hanya penting untuk mendukung operasi laut sebagai bagian dari gugus tugas dan armada TNI AL, namun juga sangat diperlukan dalam operasi kemanusiaan. 

"Sama halnya kapal rumah sakit juga sangat penting dan diperlukan, karena bantuan kemanusiaan serta penanggulangan bencana dari satu pulau ke pulau lain melintasi perairan. Oleh karena itu, kapal rumah sakit memiliki multi fungsi yang sangat dibutuhkan,” jelasnya. 

Adapun Kolonel Laut (P) Anton Pratomo didapuk KSAL sebagai Komandan KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991. Sementara itu, Letkol Laut (P) Primayantha Alumni ditunjuk sebagai Komandan KRI Golok-688. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD