Aktivitas investasi antara Indonesia dan Timor Leste selama ini telah menunjukkan tren yang sangat positif. Saat ini, berbagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan perusahaan swasta asal Indonesia sangat aktif dalam menggarap proyek-proyek strategis di Timor Leste.
Merujuk data pemerintah, setidaknya terdapat sekitar 120 perusahaan swasta Indonesia yang berinvestasi di Timor Leste, didukung oleh kehadiran BUMN dan entitas besar tanah air seperti PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Pegadaian (Persero), PT Telkomsel, PT Pertamina International Timor, PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT), PT PP (Persero) Tbk (PTPP), dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI).
Ditambah, hubungan ekonomi Indonesia dan Timor-Leste juga terealisasi dalam aktivitas perdagangan kedua negara. Tercatat, Indonesia menyuplai beragam komoditas, mulai dari kendaraan dan bagiannya, produk olahan tepung, serta lemak dan minyak hewani, dengan nilai dagang hingga USD150 juta.
Sementara itu, bagi Indonesia, Timor-Leste memasok sejumlah komoditas ke Indonesia, termasuk kopi, teh, rempah-rempah, serta mesin dan peralatan mekanik. Aktivitas perdagangan ini menjadi salah satu landasan untuk memperkuat hubungan ekonomi bilateral dan membuka peluang kerja sama yang lebih luas melalui implementasi BIT.