Kata Rosan, melalui BIT ini kedua negara mendorong pertukaran informasi investasi, peluang bisnis, dan keterlibatan sektor swasta yang lebih masif.
Tak hanya itu, kedua belah negara membidik kolaborasi di berbagai sektor strategis, mulai dari industri hilir dan manufaktur, pembangunan infrastruktur, pengembangan energi terbarukan, logistik, real estat, hingga teknologi digital.
"Arahan Bapak Presiden adalah policy-nya bahwa kita harus menjadi always be a good neighboring country karena yang harus kita prioritaskan adalah negara-negara tetangga kita. Apapun yang terjadi dengan negara tetangga kita, tentunya akan punya dampak kepada Indonesia," ujar Rosan.
(Dhera Arizona)