Rekayasa lalu lintas dilakukan dengan penutupan jalur arah Medan di KM 43 B dan pengalihan arus keluar melalui Gerbang Tol Paluh Kemiri dan Kualanamu. Kemudian penutupan jalur arah Tebing Tinggi di KM 6 A dan pengalihan arus keluar melalui Gerbang Tol Lubuk Pakam.
Kementerian PU mengimbau masyarakat untuk mengikuti arahan petugas di lapangan serta memperhatikan rute alternatif yang disiapkan. Personel pengamanan telah dikerahkan di lapangan meliputi Tim 203, MCSS 210, MCS 212, unsur rescue, serta unit PJR 40.
Tol Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi yang memiliki panjang 61,70 km merupakan salah satu infrastruktur penting yang mempermudah konektivitas di Provinsi Sumatera Utara. Ruas tol ini melancarkan arus pergerakan warga yang melakukan perjalanan untuk merayakan Nataru, utamanya warga Medan dan sekitarnya yang akan melakukan perjalanan ke Kisaran, Tanjung Balai, atau sebaliknya.
(kunthi fahmar sandy)