AALI
9675
ABBA
314
ABDA
6975
ABMM
1360
ACES
1260
ACST
186
ACST-R
0
ADES
3450
ADHI
810
ADMF
7600
ADMG
175
ADRO
2280
AGAR
360
AGII
1410
AGRO
1320
AGRO-R
0
AGRS
152
AHAP
68
AIMS
370
AIMS-W
0
AISA
173
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1075
AKRA
735
AKSI
660
ALDO
1405
ALKA
294
ALMI
288
ALTO
274
Market Watch
Last updated : 2022/01/28 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
508.18
0.2%
+0.99
IHSG
6645.51
0.52%
+34.35
LQ45
949.77
0.29%
+2.75
HSI
23550.08
-1.08%
-256.92
N225
26717.34
2.09%
+547.04
NYSE
0.00
-100%
-16236.51
Kurs
HKD/IDR 1,842
USD/IDR 14,364
Emas
829,485 / gram

Sandiaga Uno Dorong Milenial Berinovasi dengan Manfaatkan Platform Digital

ECONOMICS
Winda Destiana
Minggu, 24 Oktober 2021 21:45 WIB
Sandiaga Salahuddin Uno, mendorong generasi milenial untuk terus berinovasi dengan memanfaatkan platform digital.
Sandiaga Uno Dorong Milenial Berinovasi dengan Manfaatkan Platform Digital
Sandiaga Uno Dorong Milenial Berinovasi dengan Manfaatkan Platform Digital

IDXChannel - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mendorong generasi milenial untuk terus berinovasi dengan memanfaatkan platform digital dalam upaya mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Sandiaga menyampaikan ada enam sektor digital yang berkembang di masa pandemi COVID-19. Keenamnya adalah e-commerce, transportasi, kuliner, online travel, online media, serta layanan finansial.

"Selain itu ada juga dua landscape bisnis baru yang juga tumbuh yaitu kesehatan dan pendidikan melalui healthtech dan edutech. Ini menjadi peluang untuk mengembangkan ide yang kreatif yang diseimbangkan dengan perencanaan strategi dan riset yang mendalam terutama dalam membaca kebiasaan dan rutinitas konsumen yang berubah drastis sejak pandemi," kata Sandiaga.

Kesehatan, lanjut Sandiaga, merupakan suatu keutamaan di masa pandemi COVID-19. Sehingga, masyarakat lebih banyak memanfaatkan platform digital untuk berkegiatan, terutama dalam hal transaksi. 

Di sisi lain, Sandiaga menyebutkan Indonesia memiliki keunggulan di sektor demografi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), 53 persen atau sekitar 143 juta masyarakat Indonesia terdiri dari generasi milenial.

"Dari data tersebut kita melihat bahwa usia kreatif kita sangat banyak dan ini adalah bonus demografi. Sehingga ini menjadi modal utama dalam pengembangan dunia digital," katanya.

Sandiaga mengatakan, Kemenparekraf bersama-sama dengan generasi muda terus berupaya mendorong transformasi digital yang dimulai dengan penyiapan sumber daya manusia dan talenta digital dengan sejumlah program. "Kami melakukan sejumlah program yang langsung bisa dijangkau oleh anak-anak muda kita yang tertarik untuk mengembangkan kariernya di ekosistem ekonomi kreatif dan ekonomi digital adalah pilar utama ekonomi bangsa," ujar Sandiaga. (NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD