AALI
9275
ABBA
280
ABDA
0
ABMM
2410
ACES
720
ACST
192
ACST-R
0
ADES
6225
ADHI
815
ADMF
8200
ADMG
177
ADRO
3250
AGAR
310
AGII
2220
AGRO
750
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
99
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
154
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1545
AKRA
1160
AKSI
272
ALDO
745
ALKA
296
ALMI
308
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
546.99
1.02%
+5.51
IHSG
7186.56
0.74%
+53.11
LQ45
1026.34
0.98%
+9.98
HSI
19763.91
-0.8%
-158.54
N225
28942.14
-0.96%
-280.63
NYSE
0.00
-100%
-15846.79
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,765
Emas
836,469 / gram

Sandiaga Uno Sebut Visa On Arrival Kembali Diperluas

ECONOMICS
Novi Fauziah
Senin, 21 Maret 2022 20:33 WIB
Sandiaga Uno menjelaskan, saat ini visa on arrival kembali diperluas ke 42 negara.
Sandiaga Uno Sebut Visa On Arrival Kembali Diperluas (Ilustrasi)
Sandiaga Uno Sebut Visa On Arrival Kembali Diperluas (Ilustrasi)

IDXChannel - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno menjelaskan, saat ini visa on arrival kembali diperluas. Di mana perluasan tersebut mencakup 42 negara, dan Indonesia membantu dengan promosi kebijakan tanpa karantina bagi Pelaku Perjalan Luar Negeri (PPLN).

"Kita sedang mempersiapkan bersama bapak presiden, pemahaman dan narasi tunggal untuk bertransisi ke tatanan ekonomi yang baru pasca pandemi," kata Sandiaga dalam Weekly Press Briefing yang dilakukan secara virtual, Senin (21/03/22).

Lebih lanjut, normalisasi tersebut pada beberapa bulan ke depannya membutuhkan dukungan besar dari masyarakat. Sandiaga bilang, apabila setelah hari raya dan mudik berjalan dengan lancar maka proses ini akan terus berlanjut.

"Sehingga kita bisa memperluas kegiatan ekonomi di masyarakat," ujarnya.

"Ini adalah bagian dari tatanan ekonomi baru, dan kami di Kemenparekraf akan aktif mulai menyusun secara detail kegiatan pariwisata, kegiatan ekonomi kreatif," tambahnya.

Sandiaga menambahkan, dalam kegiatan transisi ini juga perlu kesiapan. Hal ini karena terdapat tanda-tanda baru, bahwa varian-varian (Covid-19) terus muncul.

Akan tetapi sejauh ini Indonesia bisa mengendalikan Covid-19, dan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat, serta penggunaan aplikasi PeduliLindungi. Sehingga positivity rate-nya terus menurun.

"Alhamdulillah Indonesia bisa menanggulangi, salah satunya kepatuhan kita dalam menjalankan protokol kesehatan dan vaksinasi yang baik," pungkasnya.

(NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD