AALI
9675
ABBA
290
ABDA
6325
ABMM
1385
ACES
1345
ACST
190
ACST-R
0
ADES
3570
ADHI
825
ADMF
7550
ADMG
193
ADRO
2220
AGAR
362
AGII
1445
AGRO
1445
AGRO-R
0
AGRS
172
AHAP
70
AIMS
398
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1120
AKRA
810
AKSI
690
ALDO
1350
ALKA
334
ALMI
290
ALTO
248
Market Watch
Last updated : 2022/01/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
505.56
-0.34%
-1.74
IHSG
6614.06
-0.47%
-30.99
LQ45
944.82
-0.34%
-3.20
HSI
24112.78
-0.44%
-105.25
N225
28257.25
-0.27%
-76.27
NYSE
17219.06
-0.23%
-39.94
Kurs
HKD/IDR 1,837
USD/IDR 14,330
Emas
836,902 / gram

Segera Diresmikan Jokowi, Bandara Tebelian Kalbar Telan Dana Rp580 Miliar

ECONOMICS
Azfar Muhammad
Rabu, 08 Desember 2021 09:02 WIB
Menhub Budi Karya menyatakan untuk pembangunan Bandara Tebelian Sintan menelan dana Rp580 miliar.
Segera Diresmikan Jokowi, Bandara Tebelian Kalbar Telan Dana Rp580 Miliar(Dok.MNC Media)
Segera Diresmikan Jokowi, Bandara Tebelian Kalbar Telan Dana Rp580 Miliar(Dok.MNC Media)

IDXChannel—Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi  meninjau operasional Bandar Udara (Bandara) Tebelian Sintang di Kalimantan Barat untuk  memastikan kesiapan  operasional bandara sebelum  diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada hari ini, Rabu (8/12/2021).

Menteri Perhubungan Budi Karya menyatakan untuk pembangunan Bandara ini dibangun dan dikembangkan dengan total pembiayaan sekitar Rp 580 miliar.

“Hari ini Saya ke Bandara Tebelian untuk mengecek kondisi fasilitas sisi darat dan sisi udara bandara, yang direncanakan akan diresmikan oleh Presiden RI Joko Widodo pada Rabu (8/12),” kata Menhub Budi Karya Sumadi melalui keterangan resmi yang diterima MPI, Rabu (8/12/2022). 

Menhub Budi Karya mengatakan, Bandara Tebelian di Sintang dibangun sejak tahun 2011 dan terus dilakukan pengembangannya hingga tahun 2020. 

“Pengembangan terus dilakukan mulai tahun 2020, Bandara ini dibangun dan dikembangkan dengan total Anggaran biaya sekitar Rp. 580 Milyar,” ujarnya. 

Bandara ini dibangun untuk menggantikan bandara eksisting yaitu Bandara Susilo, yang sudah tidak bisa dikembangkan lagi karena berada di pusat kota dan dikelilingi pemukiman. 

“Kehadiran bandara ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan transportasi udara di Kabupaten Sintang dan sekitarnya,” pungkasnya.

Sebagai informasi, pengembangan Bandara Tebelian dilakukan diatas lahan sekitar  153,6 hektar, yang telah dihibahkan oleh Pemkab Sintang kepada Ditjen Perhubungan Udara Kemenhub. 

Bandara Tebelian saat ini memiliki terminal penumpang seluas 2.000 m² yang mampu melayani 75 ribu penumpang per tahun, panjang runway 1.820 m x 30 m yang mampu didarati pesawat sejenis ATR-72/600, taxiway  160 m x 18 m dan Apron 220 m x 60 m, yang mampu menampung 4 pesawat ATR-72. 

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD