AALI
8250
ABBA
580
ABDA
0
ABMM
1285
ACES
1325
ACST
248
ACST-R
0
ADES
2470
ADHI
700
ADMF
7600
ADMG
232
ADRO
1325
AGAR
386
AGII
1805
AGRO
2660
AGRO-R
0
AGRS
234
AHAP
58
AIMS
424
AIMS-W
0
AISA
214
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
645
AKRA
3590
AKSI
410
ALDO
655
ALKA
224
ALMI
238
ALTO
336
Market Watch
Last updated : 2021/07/29 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
443.87
0.07%
+0.33
IHSG
6120.73
0.53%
+32.20
LQ45
832.75
0.25%
+2.05
HSI
26315.32
3.3%
+841.44
N225
27782.42
0.73%
+200.76
NYSE
16573.56
0.32%
+52.60
Kurs
HKD/IDR 1,860
USD/IDR 14,480
Emas
846,128 / gram

Sejumlah Usaha Kibarkan Bendera Putih, Ini Kata Sri Mulyani

ECONOMICS
Rina Anggraeni/Sindonews
Kamis, 22 Juli 2021 06:34 WIB
Pemerintah terus menyalurkan sejumlah insentif untuk masyarakat dan dunia usaha agar tak terlalu berdampak pandemi Covid-19.
Sejumlah Usaha Kibarkan Bendera Putih, Ini Kata Sri Mulyani. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Pemerintah terus menyalurkan sejumlah insentif untuk masyarakat dan dunia usaha agar tak terlalu berdampak pandemi Covid-19. Sayangnya masih banyak usaha yang bangkrut hingga terpaksa melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) pegawai.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengungkapkan pemerintah bersama Bank Indonesia (BI) dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) terus memonitor perekonomian di luar sektor keuangan.

"Ini ada situasi divergen bahkan jadi pemenang dan banyak kenaikan dari produksi terutama  dari farmasi, kesehatan. namun ada sketor yang  mengalami pemulihan, tapi karena Covid masih risiko untuk  perhotelan, atau transportasi mengalami destriksi begitu terjadi kenaikan," kata Sri Mulyani dalam video virtual, Rabu (21/7/2021).

Dia pun menekankan pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Untuk itu, adanya bantuan masyarakat agar tetap disiplin protokol kesehatan. Serta, mengambil langkah ekstra untuk bantuan subsidi upah dan melihat sektor apa saja yang bergerak kuat dan mengalami shock lagi.

"Ayo sama kontribusi untuk mengendalikan Covid, displin kesehatan dan memberikan solusi bagi mereka yang membutuhkan, APBN kerja keras untuk bantu masyarakat, dunia usaha, namun APBN dan pemerintah enggak bisa kerja sendiri, harus sama-sama," katanya.

Dia pun memahami kalau suara pengusaha akan beragam. Hal ini dikarenakan pemulihan ekonomi belum terlalu pulih dikarenakan virus varian baru yakni Delta.

"Mereka yang tidak mudah, dari market belum pulih, demand masih lemah atau terdampak dari langkah waktu terjadi kenaikan delta virus ini," tandasnya. (TYO)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD