IDXChannel - Aktivitas sektor manufaktur di China melambat pada Januari 2026, setelah sempat naik ke wilayah positif pada akhir tahun lalu.
Menurut Biro Statistik Nasional (NBS), indeks manajer pembelian (PMI) manufaktur turun menjadi 49,3 bulan lalu.
Angka di bawah 50 mengindikasikan penyusutan, sementara skor di atasnya menunjukkan pertumbuhan.
Angka tersebut juga jauh di bawah perkiraan para analis. Sejumlah ekonom yang disurvei Bloomberg sebelimnya memprediksi PMI manufaktur sebesar 50,1 bulan lalu.
"Angka ini mencerminkan permintaan pasar yang tidak mencukupi, serta musim sepi untuk sektor manufaktur tertentu," kata Statistikawan NBS Huo Lihui dalam sebuah pernyataan, dilansir dari AFP pada Minggu (1/2/2026).
Sektor manufaktur China sempat mencatat peningkatan pada Desember 2025 dengan angka PMI sebesar 50,1. Pertumbuhan tersebut memutus tren negatif yang dimulai pada April 2025.
Negara dengan ekonomi terbesar kedua di dunia ini menghadapi penurunan konsumsi domestik yang terus-menerus, yang membebani pertumbuhan ekonomi meskipun ekspor tetap kuat. (Wahyu Dwi Anggoro)