sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Sektor Manufaktur China Stagnan pada Mei 2026 Imbas Kenaikan Biaya Energi

Economics editor Wahyu Dwi Anggoro
01/06/2026 06:18 WIB
Aktivitas pabrik di China stagnan pada Mei 2026, karena permintaan yang lebih lemah dan kenaikan biaya energi akibat perang di Timur Tengah.
Sektor Manufaktur China Stagnan pada Mei 2026 Imbas Kenaikan Biaya Energi. (Foto: Freepik)
Sektor Manufaktur China Stagnan pada Mei 2026 Imbas Kenaikan Biaya Energi. (Foto: Freepik)

IDXChannel - Aktivitas pabrik di China stagnan pada Mei 2026, karena permintaan yang lebih lemah dan kenaikan biaya energi akibat perang di Timur Tengah.

Indeks manajer pembelian (PMI) manufaktur - ukuran utama aktivitas industri - berada di angka 50,0 bulan lalu, menurut Biro Statistik Nasional (NBS).

Para ekonom yang disurvei oleh Bloomberg juga memperkirakan angka 50,0. Angka tersebut turun dari 50,3 pada April dan 50,4 pada Maret.

Angka di atas 50,0 mengindikasikan pertumbuhan, sementara skor di bawahnya mengisyaratkan penyusutan.

Perang di Timur Tengah, yang secara efektif menghentikan pengiriman melalui Selat Hormuz, jalur minyak dan gas utama, mendorong kenaikan biaya energi global dan menekan para produsen.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement