AALI
8900
ABBA
230
ABDA
7075
ABMM
845
ACES
1415
ACST
252
ACST-R
0
ADES
1915
ADHI
1005
ADMF
8250
ADMG
163
ADRO
1315
AGAR
422
AGII
1125
AGRO
1135
AGRO-R
0
AGRS
470
AHAP
68
AIMS
380
AIMS-W
0
AISA
238
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3200
AKSI
535
ALDO
930
ALKA
244
ALMI
250
ALTO
382
Market Watch
Last updated : 2021/06/11 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
482.65
-0.44%
-2.14
IHSG
6095.50
-0.2%
-12.04
LQ45
901.64
-0.42%
-3.77
HSI
28842.13
0.36%
+103.25
N225
28948.73
-0.03%
-9.83
NYSE
0.00
-100%
-16620.00
Kurs
HKD/IDR 1,826
USD/IDR 14,188
Emas
866,552 / gram

Seluruh Dunia Rebutan Beras, Jokowi: Untung Kita Tidak Impor

ECONOMICS
Fahreza Rizky/Okezone
Rabu, 21 April 2021 15:08 WIB
Jika pun berencana impor, itu dilakukan demi mengantisipasi gagal panen yang disebabkan oleh pandemi corona atau pun banjir.
Seluruh Dunia Rebutan Beras, Jokowi: Untung Kita Tidak Impor (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Presiden Joko Widodo mengatakan negara di berbagai belahan dunia saat ini rebutan bahan pangan khususnya beras. Atas kondisi itu, Jokowi bersyukur Indonesia tidak impor beras

"Sekarang beras di dunia itu rebutan pangan semua, untung kita tidak impor. Saya tadi tanya Pak Mentan, Pak Bulog cukup Alhamdulillah," katanya saat berdialog dengan petani di Indramayu, Jawa Barat, Rabu (21/4/2021). 

Jokowi senang saat ini harga gabah di Indramayu sudah baik, yakni Rp4.200. Ketika harganya sempat jatuh kemarin, dia mengaku sedih. Jokowi pun menegaskan tidak akan mengimpor beras. Jika pun berencana impor, itu dilakukan demi mengantisipasi gagal panen yang disebabkan oleh pandemi corona atau pun banjir. 

"Katanya karena mau impor. Yang mau impor siapa? Ada yang memang, gini ada dari kementerian yang memang rencana impor karena apa? Pandemi ini menyebabkam banyak yang kita khawatir nanti ini panennya bagus apa ndak, banyak apa ndak, sisa apa ndak, stoknya di bulog seperti apa. Itu diitung semua. Tapi kan kita gak mau risiko," tuturnya. 

Jokowi memahami jika pemerintah impor beras, maka harga gabah yang diproduksi pada saat impor bisa sangat jatuh. Namun demikian, Jokowi menegaskan jika pun impor, itu dikarenakan ada kalkulasinya tersendiri. 

"Misalnya ada panen gagal, waktu itu di Desember-Januari kan banjir di mana-mana termasuk di sini juga kan. Nah nanti banjirnya pengaruhnya seperti apa sehingga khawatir. Yasudah tanda tangan dulu. Kemudian dilihat situasinya ternyata bisa aman sehingga kemarin saya sampaikan stop dulu. Ini mau panen, tidak usah impor. Coba kalau pas panen impor, gabah bisa tiga ribu. Kita ngerti seperti itu. Tapi juga sekali lagi itung itungan tadi, banjir, pandemi, kita hawatir stoknya kurang," beber dia. 

Jokowi sendiri sudah berkomitmen untuk tidak impor beras hingga Januari 2021. Komitmen itu bisa dilanjutkan hingga akhir tahun bila mana produksi dalam negeri bagus dan maksimal.
(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD