AALI
9500
ABBA
274
ABDA
0
ABMM
2420
ACES
705
ACST
167
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
765
ADMF
8175
ADMG
174
ADRO
3080
AGAR
316
AGII
2310
AGRO
850
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
84
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
146
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1615
AKRA
1180
AKSI
272
ALDO
770
ALKA
296
ALMI
298
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/08 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
536.01
-0.11%
-0.58
IHSG
7086.85
0.03%
+2.19
LQ45
1007.14
-0.07%
-0.66
HSI
20045.77
-0.77%
-156.17
N225
28249.24
0.26%
+73.37
NYSE
15273.23
0.32%
+49.03
Kurs
HKD/IDR 675
USD/IDR 14,929
Emas
853,771 / gram

Sempat Dilanda Krisis Uang Tunai, Permintaan Kredit di Jepang Perlahan Meningkat

ECONOMICS
Shifa Nurhaliza
Selasa, 10 Agustus 2021 12:57 WIB
Pinjaman bank Jepang pada Juli 2021 naik dari laju tahunan yang melambat selama sembilan tahun belakangan.
Sempat Dilanda Krisis Uang Tunai, Permintaan Kredit di Jepang Perlahan Meningkat. (Foto: MNC Media)
Sempat Dilanda Krisis Uang Tunai, Permintaan Kredit di Jepang Perlahan Meningkat. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Pinjaman bank Jepang pada Juli 2021 naik dari laju tahunan yang melambat selama sembilan tahun belakangan. Krisis uang tunai di Jepang yang terjadi akibat pandemi Covid-19 nampaknya menemukan jalan keluar.

Mengutip Reuters, Selasa (10/8/2021), perlambatan yang terjadi dalam pinjaman mencerminkan konsumsi masyarakat yang lambat karena masyarakat lebih memilih untuk menyimpan uangnya daripada menggunakan uangnya.

Untuk diketahui, total pinjaman bank naik 1% pada bulan Juli 2021 jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Data Bank of Japan menunjukkan hal ini merupakan pelambatan sebesar 1,4% dari Juni 2021 dan merupakan kenaikan sejak November 2012 secara Year-on-Year.

Penurunan 1,4% pada Juli dari tahun sebelumnya setelah penurunan 1,6% pada Juni, hal tersebut dipandang sebagai reaksi terhadap lonjakan permintaan dana tahun lalu untuk menghadapi guncangan pandemi Covid-19.

Selain itu, bank-bank regional meningkatkan pinjaman sebesar 2,3% pada Juli 2021, sedangkan penurunan dari kenaikan 2,9% pada bulan Juni 2021, menunjukkan bahwa krisis uang tunai berkurang bahkan untuk peminjam kecil dan menengah.

Ekonomi Jepang bangkit dari pukulan tahun lalu sejak pandemi berkat permintaan luar negeri yang kuat. Meski begtu, prospeknya kembali menurun karena infeksi Covid-19 yang melumpuhkan konsumsi swasta. (FIRDA/TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD