IDXChannel - PT Shell Indonesia resmi menunjuk Andri Pratiwa sebagai Presiden Direktur & Country Chair. Dia menggantikan Ingrid Siburian yang mengakhiri masa jabatannya dalam waktu dekat.
Andri akan menjabat secara efektif sebagai Presiden Direktur Shell Indonesia mulai 1 Mei 2026. Di samping penugasan baru tersebut, dia tetap menjalankan posisinya saat ini sebagai General Manager Lubricants Indonesia.
Transisi kepemimpinan di tubuh Shell seiring dengan rencana perusahaan yang akan fokus mengembangkan bisnis pelumas di Indonesia. Selain itu, Shell juga akan fokus melanjutkan proses pengalihan bisnis SPBU Shell di Indonesia kepada perusahaan patungan, Citadel Pacific Limited dan Sefas Group.
“Shell Indonesia tengah memasuki tahap baru dengan berbagai peluang, dan saya berterima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada saya untuk memimpin perusahaan dalam upaya pertumbuhan sekaligus terus memberikan kontribusi positif bagi perekonomian Indonesia," katanya melalui keterangan resmi dikutip Kamis (16/4/2026).
Andri menegaskan, Shell akan terus berinvestasi dalam bisnis pelumas, termasuk pabrik manufaktur gemuk (grease). Fasilitas manufaktur ini akan melengkapi pabrik pelumas milik Shell yang ada di Marunda.