AALI
9800
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
785
ACES
1485
ACST
300
ACST-R
0
ADES
1685
ADHI
1105
ADMF
8175
ADMG
165
ADRO
1180
AGAR
436
AGII
1100
AGRO
995
AGRO-R
0
AGRS
308
AHAP
73
AIMS
366
AIMS-W
0
AISA
296
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
488
AKRA
3120
AKSI
800
ALDO
795
ALKA
244
ALMI
244
ALTO
324
Market Watch
Last updated : 2021/04/21 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
475.19
-1.04%
-5.00
IHSG
5993.24
-0.75%
-45.08
LQ45
892.79
-1.08%
-9.77
HSI
28621.92
-1.76%
-513.81
N225
28508.55
-2.03%
-591.83
NYSE
0.00
-100%
-16107.56
Kurs
HKD/IDR 1,867
USD/IDR 14,505
Emas
832,144 / gram

Siap Beroperasi di Kuartal II, Cek Tarif Tol Pemalang-Batang

ECONOMICS
Giri Hartomo/Okezone
Jum'at, 05 Maret 2021 20:22 WIB
Saat ini, simpang susun tersebut sedang dilakukan uji laik fungsi (ULF) sebelum nantinya dioperasikan.
Siap Beroperasi di Kuartal II, Cek Tarif Tol Pemalang-Batang (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Simpang susun (Interchange) dan Exit Tol Pekalongan yang merupakan bagian dari Jalan Tol Pemalang-Batang ditargetkan bisa beroperasi pada kuartal II-2021 mendatang. Saat ini, simpang susun tersebut sedang dilakukan uji laik fungsi (ULF) sebelum nantinya dioperasikan.  

Pelaksana Harian (Plh) Anggota BPJT Unsur Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Mahbullah Nurdin mengatakan pada saat beroperasi nanti, tidak akan ada perubahan pada tarif tol Pemalang-Batang. Namun, hanya akan akan ada tambahan pengenaan tarfi bagi yang akan menuju ke Gerbang Tol (GT) Pekalongan.  

"Yang laing enggak berubah, hanya ada pentarifan yang ke IC pekalongan saja," ujarnya saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Jumat (5/3/2021).  

Penerapan tarifnya juga nantinya akan sama dengan yang lainnya. Yakni tetap mengacu pada Surat Keputusan (SK) Menteri PUPR Nomor 52/KPTS/M/2019 di mana tarif maksimal untuk golongan I adalah Rp1.000 per Kilometer (Km).  

"Iya sama dong (tarifnya dihitung maksimal Rp1.000 per km)," ucapnya.  

Nurdin menambahkan, pengoperasian IC Pekalongan ini akan dilakukan setelah ULF rampung. Namun mengenai waktunya tergantung dari hasil evaluasi ULF yang dilakukan.  

Uji Laik Fungsi Interchange dan Exit Tol Pekalongan, terbagi menjadi pengecekan kualitas konstruksi jalan yang harus memenuhi standar keamanan bagi pengguna jalan yang melintas. Selain itu juga dilakukan kelengkapan pengecekan marka jalan serta rambu lalu lintas pada ruas tol oleh tim evaluasi, sehingga nantinya akan menghasilkan mutu pengoperasian jalan tol yang berkeselamatan. 

Nantinya, setelah pelaksanaan uji laik fungsi ini rampung, akan dikeluarkan sertifikat laik fungsi dari Ditjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, dan sertifikat laik operasi dari Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR. Sehingga,  Simpang Susun (Interchange) dan Exit Tol Pekalongan pada Jalan Tol Pemalang - Batang dapat dioperasikan sesuai masa pengoperasiannya oleh operator jalan tol. 

"IC Pekalongan pastinya nunggu  ULF dulu dong. Kan belum tahu hasilnya, apakah masih banyak perbaikan-perbaikannya atau sudah beres semua," papar dia. (Sandy)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD