AALI
0
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
0
ACES
0
ACST
0
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
0
ADMF
0
ADMG
0
ADRO
0
AGAR
0
AGII
0
AGRO
0
AGRO-R
0
AGRS
0
AHAP
0
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
0
AISA-R
0
AKKU
0
AKPI
0
AKRA
0
AKSI
0
ALDO
0
ALKA
0
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2022/05/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
-0.73%
-3.98
IHSG
6883.50
-0.44%
-30.64
LQ45
1009.51
-0.63%
-6.42
HSI
20116.20
-0.27%
-55.07
N225
26604.84
-0.27%
-72.96
NYSE
15080.98
0.3%
+45.11
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,038 / gram

Soal Inklusi Keuangan, Menkeu Sebut Tiga Kelompok Masyarakat Ini Kerap Terlupakan

ECONOMICS
Michelle Natalia
Jum'at, 13 Mei 2022 17:05 WIB
pemerintah memiliki tugas untuk menjamin ketersediaan akses inklusi keuangan bagi seluruh masyarakat Indonesia tanpa terkecuali.
Soal Inklusi Keuangan, Menkeu Sebut Tiga Kelompok Masyarakat Ini Kerap Terlupakan (foto: MNC Media)
Soal Inklusi Keuangan, Menkeu Sebut Tiga Kelompok Masyarakat Ini Kerap Terlupakan (foto: MNC Media)

IDXChannel - Peran inklusi keuangan terhadap perekonomian nasional diyakini sangat krusial untuk menopang laju perkertumbuhan dan juga pengembangan transformasi digital. Karenanya, pemerintah memiliki tugas untuk menjamin ketersediaan akses inklusi keuangan bagi seluruh masyarakat Indonesia tanpa terkecuali.

Namun, Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani, menyoroti bahwa kerap kali di lapangan sejumlah kelompok masyarakat sering terlupakan, sehingga seolah-olah inklusi keuangan hanya tersedia untuk korporasi dan perusahaan-perusahaan besar.

"Masih banyak mereka yang membutuhkan (inklusi keuangan) namun memiliki keterbatasan. Beberapa diantaranya adalah para kaum wanita, anak muda, dan juga UMKM yang belum terjangkau secara maksimal," tulis Sri, lewat akun resmi Instagramnya, @smindrawati, Kamis(12/5/2022).

Pesan pentingnya kehadiran inklusi keuangan untuk semua masyarakat ini disampaikan Sri Mulyani saat hadir secara daring pada rangkaian acara Presidensi G20 Indonesia, yaitu International Seminar on Digital Transformation For Financial Inclusion, yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia.

"Saya berharap kedepannya seluruh lapisan masyarakat dapat merasakan apa yang dinamakan inklusi keuangan, tanpa terkecuali," pungkas Sri. (TSA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD