IDXChannel – Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Solikin M Juhro memaparkan pandangan komprehensif mengenai pengelolaan nilai tukar rupiah dalam sesi tanya jawab uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di Komisi XI DPR RI.
Solikin menekankan pergerakan mata uang harus dilihat dalam kerangka yang selaras dengan target-target ekonomi makro pemerintah lainnya.
Solikin menjelaskan penilaian BI terhadap nilai tukar yang sejalan dengan fundamental yakni bukan sekadar angka di pasar, melainkan representasi dari daya dukung mata uang terhadap indikator utama ekonomi.
"Jadi konteks nilai tukar, fundamental itu memang persepsinya harus aligned dengan target-target makro yang lain. Jadi kalau misalkan kita di Bank Indonesia menyampaikan bahwasanya nilai tukar sekarang ini sejalan dengan fundamental ekonomi, itu artinya dia sejalan dengan pencapaian pertumbuhan 5,4 persen, sejalan dengan pencapaian target inflasi 2,5 persen sejalan dengan upaya menjaga sekian persen defisitnya lah," ujarnya dalam paparannya, Jakarta, Jumat (23/1/2026).