sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Stok Beras Capai 5,25 Juta Ton, Bulog Pastikan Pasokan Bergerak dan Tak Menumpuk di Gudang

Economics editor Tangguh Yudha
10/08/2026 17:36 WIB
Perum Bulog mencatat stok beras mencapai sekitar 5,25 juta ton per 9 Agustus 2026. Bulog menegaskan stok tersebut tidak sekadar menumpuk di gudang.
Stok Beras Capai 5,25 Juta Ton, Bulog Pastikan Pasokan Bergerak dan Tak Menumpuk di Gudang. (Foto: iNews Media Group
Stok Beras Capai 5,25 Juta Ton, Bulog Pastikan Pasokan Bergerak dan Tak Menumpuk di Gudang. (Foto: iNews Media Group

Dalam periode berjalan, Bulog juga telah menyalurkan sekitar 1,78 juta ton beras hingga 9 Agustus 2026. Penyaluran tersebut mencakup Bantuan Pangan, Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), penanganan bencana alam, kebutuhan kementerian/lembaga termasuk ASN, TNI dan Polri, Kementerian Sosial, pemerintah daerah, penjualan komersial, serta kebutuhan lainnya.

“Stok beras ini bergerak setiap hari karena Bulog menjalankan fungsi pelayanan pangan kepada masyarakat. Perputaran ini juga penting untuk memastikan perawatan stok berjalan dengan baik dan menjaga umur simpan beras yang berada di gudang," kata Prihasto.

Menurut Prihasto, angka stok 5,25 juta ton harus dipahami sebagai posisi stok pada suatu waktu. Artinya, seluruh beras tersebut tidak berada dalam kondisi diam atau tidak digunakan.

"Angka stok hari ini harus dipahami sebagai posisi stok pada suatu waktu, bukan berarti seluruh beras tersebut diam dan tidak digunakan,” imbuhnya.

Di sisi lain, Bulog kata Prihasto, terus memperkuat stok melalui penyerapan produksi petani dalam negeri. Pada 2025, Bulog berhasil menyerap gabah petani yang setara dengan sekitar 3 juta ton beras. Sementara pada 2026, target penyerapan ditingkatkan menjadi 4 juta ton setara beras.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement