AALI
9950
ABBA
408
ABDA
0
ABMM
1560
ACES
1260
ACST
240
ACST-R
0
ADES
2990
ADHI
1075
ADMF
7800
ADMG
202
ADRO
1935
AGAR
328
AGII
1475
AGRO
2230
AGRO-R
0
AGRS
186
AHAP
73
AIMS
432
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1080
AKRA
4330
AKSI
400
ALDO
860
ALKA
238
ALMI
248
ALTO
280
Market Watch
Last updated : 2021/12/09 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
509.28
0.9%
+4.55
IHSG
6643.93
0.61%
+40.13
LQ45
952.51
0.73%
+6.92
HSI
24254.86
1.08%
+257.99
N225
28725.47
-0.47%
-135.15
NYSE
0.00
-100%
-16853.57
Kurs
HKD/IDR 1,837
USD/IDR 14,345
Emas
823,818 / gram

Strategi OJK Agar UMKM Tak Cari Modal Lewat Pinjol Ilegal

ECONOMICS
Azfar Muhammad
Minggu, 19 September 2021 16:11 WIB
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggandeng Bank Himbara dengan menghadirkan program DigiKu, untuk mempermudah permodalan UMKM.
Strategi OJK Agar UMKM Tak Cari Modal Lewat Pinjol Ilegal (FOTO: MNC Media)
Strategi OJK Agar UMKM Tak Cari Modal Lewat Pinjol Ilegal (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Untuk mempermudah para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) mendapatkan modal usaha yang cepat, mudah dengan bunga yang terjangkau, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggandeng Bank Himbara dengan menghadirkan program DigiKu.

Bank Himbara adalah kumpulan empat bank BUMN terdiri dari Bank Mandiri, BRI, BNI dan BTN. 

Ketua Dewan Komisioner Ototitas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengatakan, OJK menyediakan layanan DigiKU yang merupkan platform digital bagi pelaku UMKM sebagai Digital Kredit UMKM. 


Wimboh mengatakan tak hanya sebagai tempat untuk memasarkan produk unggulan UMKM dari seluruh daerah, platform inijuga merupakan media untuk meningkatkan literasi digital para pelaku UMKM untuk meningkatkan jumlah UMKM yang on boarding ke platform e-commerce.


”OJK terus memperluas akses keuangan kepada pelaku UMKM melalui platform digital. Hadirnya program DigiKU sebagai bentuk kolaborasi antara Pemerintah dan Bank HIMBARA memberikan manfaat yang sangat besar bagi pelaku UMKM, yang  mengakses pembiayaan yangcepat, mudah dan terjangkau,” kata Wimboh melalui keterangan yang diterima, Minggu (19/9/2021). 


Menurut Wimboh OJK menyambut baik dan siap mendukung penuh program DigiKU dalam rangka pengembangan UMKM, on-boarding UMKM ke platform digital sehingga pelaku UMKM tidak lagi terjerat oleh pinjaman online (pinjol) ilegal yang merugikan.


“Hadirnya Program DigiKU ini juga menjadi manifestasi dukungan nyata OJK dalammewujudkan level of playing field antara perbankan dengan produk digital yang dikeluarkan oleh Fintech,” tambahnya. 


Program ini akan mendorong persaingan produk keuangan digital yang semakin baik dengan kualitas layanan yang lebih mudah dan cepat, suku bunga atau bagi hasil yang lebih murah dan adil serta governance dalam tata cara penyaluran dan penagihan yang lebih baik. 


“Sebagai salah satu bentuk komitmen OJK dalam mendukung produk dan layanan keuangan digital yang berfokus kepada pengembangan UMKM, termasuk DigiKU, dan kami melibatkan kolaborasi sektor perbankan,pengusaha UMKM, dan penyedia platform digital,” tuturnya. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD