Berbeda dengan sejumlah negara Teluk lainnya yang kesulitan mengekspor minyak karena Selat Hormuz lumpuh akibat perang, Arab Saudi dapat mengalihkan sebagian ekspor minyaknya ke Laut Merah.
Sementara itu, total impor turun 24,8 persen selama periode tersebut, membantu memperluas surplus perdagangan.
Arab Saudi menargetkan sektor non-minyak menyumbang 50 persen dari total ekspor pada 2030, sebagai bagian dari upaya diversifikasi ekonomi Kerajaan. (Wahyu Dwi Anggoro)