IDXChannel - Surplus perdagangan Arab Saudi melonjak 219 persen secara tahunan menjadi USD15,2 miliar, sekitar Rp260 triliun pada Maret 2026.
Dilansir dari Arab News pada Jumat (22/5/2026), ini merupakan peningkatan paling tajam dalam hampir lima tahun karena ekspor minyak melonjak dan impor menurun signifikan.
Angka yang dirilis oleh Otoritas Umum Statistik (Gastat) menunjukkan ekspor barang naik 21,5 persen secara tahunan sepanjang bulan tersebut, didorong oleh peningkatan ekspor minyak sebesar 37,4 persen.
Pengiriman minyak menyumbang 80,3 persen dari total ekspor, naik dari 71 persen di periode yang sama setahun sebelumnya.
Nilai ekspor migas Arab Saudi melonjak meskipun volumenya turun signifikan pada Maret. Harga minyak melonjak akibat perang di Timur Tengah antara Iran melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel.