IDXChannel - Survei Konsumen Bank Indonesia pada Februari 2026 menunjukkan Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada level 125,2. Meskipun masih berada pada level opstimistis, IKK Februari lebih rendah dari bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 127,0.
Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) masing-masing tercatat sebesar 115,9 dan 134,4.
Berdasarkan kelompok pengeluaran, keyakinan konsumen pada Februari 2026 tetap optimis pada seluruh kelompok pengeluaran, dengan IKK tertinggi tercatat pada responden kelompok lebih besar dari Rp5 juta dengan skor 129,2.
Meski demikian, perkembangan optimisme tersebut sedikit menurun dibandingkan kondisi bulan sebelumnya untuk sebagian kelompok pengeluaran, kecuali pada kelompok pengeluaran Rp3,1-Rp5 juta yang masih menunjukkan peningkatan.
Berdasarkan usia, IKK juga tetap di level optimistis pada seluruh kelompok usia, dengan IKK tertinggi tercatat pada responden usia 20-30 tahun (133,7).
Kelompok usia 51-60 tahun mengalami peningkatan optimisme dibandingkan periode sebelumnya, sedangkan kelompok usia lainnya mengalami penurunan.
Secara spasial, IKK mengalami peningkatan di beberapa kota yang disurvei, terutama di Surabaya, Banjarmasin, dan Padang.
Persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini (IKE) meningkat, tecermin dari IKE Februari 2026 sebesar 115,9, lebih tinggi dibandingkan 115,1 pada bulan sebelumnya.
Meningkatnya IKE bersumber dari kenaikan seluruh komponen pembentuknya yaitu Indeks Penghasilan Saat Ini (IPSI), Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja (IKLK), dan Indeks Pembelian Barang Tahan Lama/Durable Goods (IPDG) yang tercatat masing-masing sebesar 125,0, 110,7, dan 112,0 atau lebih tinggi dari bulan sebelumnya sebesar 123,7, 109,9, dan 111,8.
Secara spasial, sebagian besar kota mencatatkan peningkatan IKE.
Secara umum, keyakinan konsumen terhadap penghasilan saat ini tercatat meningkat. Berdasarkan pengeluaran, kelompok pengeluaran Rp2,1-Rp5 juta mencatatkan peningkatan indeks, sedangkan kelompok pengeluaran Rp1-2 juta dan lebih besar dari Rp5 mengalami penurunan indeks (Grafik 5).
Dari sisi usia, mayoritas kelompok mengalami peningkatan dengan indeks tertinggi tercatat pada responden usia 20-30 tahun (138,7).
Selanjutnya, persepsi responden terhadap ketersediaan lapangan pekerjaan saat ini meningkat. Berdasarkan tingkat pendidikan, responden berpendidikan SMA mengalami peningkatan indeks menjadi sebesar 107,9.
Sementara itu, IKLK meningkat pada sebagian besar kelompok usia, meskipun kelompok usia lebih dari 60 tahun masih berada pada zona pesimistis.
(NIA DEVIYANA)