IDXChannel - Survei Konsumen Bank Indonesia mencatat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Maret 2026 berada pada level optimistis dengan skor 122,9. Angka ini lebih rendah dari IKK bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 125,2.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, mengatakan optimisme bersumber dari tetap kuatnya keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini dan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi ke depan.
Adapun Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE) dan Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) masing-masing tercatat sebesar 115,4 dan 130,4.
Berdasarkan kelompok pengeluaran, keyakinan konsumen pada Maret 2026 tetap optimistis pada seluruh kelompok, dengan IKK tertinggi tercatat pada responden kelompok pengeluaran Rp4,1-Rp5 juta dengan skor 125,7.
Berdasarkan usia, IKK juga tetap di level optimistis pada seluruh kelompok usia, dengan IKK tertinggi tercatat pada responden usia 20-30 tahun (skor 129,6).
Kelompok usia lebih dari 60 tahun juga mengalami peningkatan optimisme dibandingkan periode sebelumnya, sedangkan kelompok usia lainnya mengalami penurunan.
Secara spasial, penurunan IKK terjadi di sebagian besar kota yang di survei, terutama di Pontianak, Surabaya, dan Padang. Sementara itu, IKK mengalami peningkatan terbesar di Bandung, Bandar Lampung, dan Samarinda.
Indeks Kondisi Ekonomi Saat Ini (IKE)
persepsi konsumen terhadap kondisi ekonomi saat ini tetap kuat, tecermin dari IKE Maret 2026 sebesar 115,4 yang berada pada level optimistis, meskipun sedikit lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 115,9.
Tetap kuatnya IKE ditopang oleh kenaikan Indeks Penghasilan Saat Ini (IPSI) yang tercatat sebesar 129,2, lebih tinggi dari bulan sebelumnya sebesar 125,0.
Sementara itu, Indeks Ketersediaan Lapangan Kerja (IKLK) dan Indeks Pembelian Barang Tahan Lama/Durable Goods (IPDG) tercatat di level optimistis, masing-masing sebesar 107,8 dan 109,2. Angka ini lebih rendah dari bulan sebelumnya sebesar 110,7 dan 112,0.
Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK)
Ekspektasi konsumen terhadap kondisi ekonomi enam bulan ke depan diprakirakan tetap kuat. Hal ini
tecermin dari IEK Maret 2026 sebesar 130,4, meskipun lebih rendah dibandingkan dengan indeks pada
bulan sebelumnya sebesar 134,4.
Tetap kuatnya IEK bersumber dari optimisme ekspektasi penghasilan, ekspektasi ketersediaan lapangan kerja, dan ekspektasi kegiatan usaha yang masing-masing tercatat dengan skor 137,7, 128,0, dan 125,5.
(NIA DEVIYANA)