sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Bank Sentral Global Borong Logam Mulia, Kompak Kurangi Eksposur Terhadap Dolar AS

Economics editor Iqbal Dwi Purnama
12/07/2026 15:58 WIB
Survei World Gold Council (WGC) menunjukkan sekitar 45 persen bank sentral di dunia berencana terus menambah cadangan emas.
Bank Sentral Global Borong Logam Mulia, Kompak Kurangi Eksposur Terhadap Dolar AS. (Foto: Pexels)
Bank Sentral Global Borong Logam Mulia, Kompak Kurangi Eksposur Terhadap Dolar AS. (Foto: Pexels)

IDXChannel—Pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi mengungkapkan sejumlah bank sentral global memborong emas sebagai upaya diversifikasi terhadap ketergantungan dolar yang memiliki volatilitas tinggi pascakonflik di Timur Tengah.

Ibrahim menjelaskan bahwa hasil survei World Gold Council (WGC) menunjukkan sekitar 45 persen bank sentral di dunia berencana terus menambah cadangan emas mereka. 

Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap dolar Amerika Serikat sekaligus memperkuat posisi emas sebagai aset lindung nilai (safe haven).

"Tujuan utama dari bank sentral global memborong logam mulia adalah untuk mendiversifikasi aset, menghindari ketergantungan pada dolar AS, dan sebagai aset aman yang kinerjanya terbukti saat krisis ekonomi dan inflasi tinggi. Harga emas di atas harga inflasi," ujar Ibrahim dalam pernyataan resmi, Minggu (12/7/2026).

Ia mencontohkan bank sentral China yang dilaporkan membeli sekitar 15 ton emas pada Juni 2026, yang diklaim menjadi rekor pembelian bulanan tertinggi sepanjang tahun ini. Sementara itu, bank sentral Polandia dilaporkan telah menambah cadangan emas hingga 82 ton pada semester pertama 2026.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement