Berdasarkan data BPS, terdapat empat negara yang tengah melakukan sensus ekonomi dengan karakteristik dan target sasaran yang bervariasi.
Malaysia secara resmi menggelar Banci Ekonomi 2026 (BE2026) dengan frekuensi berkala lima tahun sekali untuk periode waktu pelaksanaan dari 5 Januari hingga 31 Oktober 2026.
Pendataan di Negeri Jiran ini secara spesifik bertujuan untuk menjangkau sektor ekonomi informal, serta mengukur kontribusi riil dari ekonomi gig (gig economy) dan ekosistem platform digital terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) mereka.
Sementara itu, Jepang juga menggelar Economic Census for Business Activity 2026 pada periode Mei hingga Juni 2026 dengan frekuensi lima tahun sekali.
Fokus utama dari otoritas statistik Jepang adalah untuk memetakan kondisi akuntansi serta aktivitas manajemen seluruh perusahaan di Jepang secara komprehensif guna menjaga kestabilan pasar modal mereka.