AALI
9425
ABBA
288
ABDA
6050
ABMM
2450
ACES
730
ACST
194
ACST-R
0
ADES
6125
ADHI
805
ADMF
8175
ADMG
175
ADRO
3160
AGAR
318
AGII
2200
AGRO
815
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
99
AIMS
262
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1540
AKRA
1185
AKSI
270
ALDO
755
ALKA
300
ALMI
296
ALTO
191
Market Watch
Last updated : 2022/08/15 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
535.36
-0.62%
-3.33
IHSG
7093.28
-0.51%
-36.00
LQ45
1005.79
-0.62%
-6.25
HSI
20040.86
-0.67%
-134.76
N225
28871.78
1.14%
+324.80
NYSE
0.00
-100%
-15602.90
Kurs
HKD/IDR 185
USD/IDR 14,685
Emas
840,341 / gram

TEI Kembali Digelar, Saatnya Pelaku Usaha Kenalkan Produk Lokal ke Pasar Global 

ECONOMICS
Advenia Elisabeth/MPI
Sabtu, 06 Agustus 2022 19:15 WIB
Pada penyelenggaraan tahun ini, TEI mengusung tema 'Strengthening the Global Trade for Stronger Recovery'.
Ajang TEI diharapkan mampu mendorong produk lokal mendunia. Foto: MNC Media
Ajang TEI diharapkan mampu mendorong produk lokal mendunia. Foto: MNC Media

IDXChannel - Kementerian Perdagangan (Kemendag) kembali menyelenggarakan pameran dagang berskala internasional terbesar di Indonesia, yaitu Trade Expo Indonesia (TEI). 

Mengusung konsep hibrida, TEI ke-37 akan berlangsung secara luring selama lima hari pada 19–23 Oktober 2022 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang. Serta, diselenggarakan daring selama dua bulan mulai 19 Oktober-19 Desember 2022. 

Pada penyelenggaraan tahun ini, TEI mengusung tema 'Strengthening the Global Trade for Stronger Recovery'.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Didi Sumedi mengajak para pelaku usaha dari berbagai sektor untuk memanfaatkan pameran TEI ke-37 untuk meningkatkan peluang ekspor produk-produk unggulan Indonesia. 

Menurutnya, TEI harus bisa dioptimalkan sebagai wadah pelaku usaha untuk memperkenalkan dan memasarkan produk lokal di pasar global yang sangat potensial.

"Terlebih, setelah dunia dihadapkan krisis akibat pandemi Covid-19, partisipasi dalam TEI merupakan peluang dan langkah penting untuk menggerakan perekonomian nasional. Sejalan dengan tema yang diangkat, TEI tahun ini merupakan satu titik balik untuk melakukan pemulihan perdagangan lintas batas yang bisa dimanfaatkan pelaku usaha nasional untuk memasarkan produk unggulan dan terus tingkatkan ekspor," ujar Didi, Sabtu (6/8/2022).

TEI 2022 akan menampilkan kegiatan pameran, forum bisnis, konsultasi bisnis, dan penjajakan bisnis (business matching) bagi para pelaku usaha Indonesia. Khususnya, yang bergerak di sektor manufaktur, fesyen dan aksesoris, perawatan kesehatan dan kecantikan, makanan dan minuman, peralatan medis, perabotan dan dekorasi rumah, serta layanan digital. 

Pada kegiatan forum bisnis, TEI akan menghadirkan buyers dari luar negeri dengan harapan dapat memberikan informasi berharga bagi peserta TEI tentang tren terkini serta peluang ekspor yang dapat dikaji lebih lanjut.

“Salah satu yang ditampilkan dalam TEI adalah produk unggulan karya anak bangsa. Saya percaya kualitas produk unggulan kita sangat bisa bersaing dengan kompetitor lain di pasar global. Kemendag ingin mendorong hal ini dengan mengajak sebanyak mungkin pelaku usaha ikut serta. Peluangnya ekspornya besar, karena akan dipertemukan dengan pasar business to business (B2B) dari luar negeri,” jelas Didi.

Selain sektor perdagangan, TEI juga akan mempromosikan sektor pariwisata dan investasi di Indonesia. Hal ini didukung penuh Pemerintah guna mempromosikan destinasi wisata dan peluang investasi di dalam negeri.

"Kami di Kemendag mendorong para pelaku usaha untuk memanfaatkan TEI 2022 ini sebagai ajang untuk menggulirkan kembali roda usahanya sekaligus berjalan bersama Pemerintah untuk bersama- sama menggerakkan dan meningkatkan perekonomian nasional ke arah yang lebih baik lagi," pungkas Didi.

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD