Wamenhub juga menantang para taruna dan mahasiswa di sekolah kedinasan perhubungan untuk mulai melakukan riset serius mengenai teknologi ini. Dia meminta agar karya ilmiah atau skripsi para taruna tidak lagi hanya menyentuh hal-hal biasa, melainkan fokus pada solusi distribusi nasional masa depan.
"Adik-adik tolong bikin tulisan skripsi kamu menyentuh itu. Bagaimana menghadapi tantangan ekonomi dalam sistem distribusi nasional. Kalau ada yang bikin makalah seperti ini, saya mau jadi pengujinya," katanya.
Dia optimitiss bahwa kemajuan teknologi, seperti halnya penggunaan panel surya pada rumah tangga, merupakan keniscayaan yang juga bisa diterapkan secara masif di sektor maritim. Dengan biaya logistik yang ditekan hingga angka 8 persen, diharapkan harga barang di seluruh pelosok Indonesia menjadi lebih terjangkau, sehingga mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional.
(Rahmat Fiansyah)