IDXChannel – Pertumbuhan ekonomi Indonesia tercatat sebesar 5,29 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) pada kuartal II-2026 atau tumbuh 5,4 persen secara kumulatif pada semester pertama tahun ini.
Meski dinilai masih cukup tangguh di tengah ketidakpastian global, Ekonom CGS International Sekuritas Indonesia (CGSI) Wisnu Trihatmojo memperkirakan laju pertumbuhan ekonomi lebih moderat pada semester II-2026 seiring mulai melambatnya dorongan belanja pemerintah.
Dalam riset bertajuk Fiscal Impulse to Moderate in 2H26F yang diterbitkan pada 5 Agustus 2026, Wisnu menjelaskan belanja pemerintah menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi pada semester pertama.
Namun, berdasarkan outlook APBN Kementerian Keuangan, pertumbuhan belanja pemerintah pada semester II-2026 diperkirakan melambat menjadi sekitar 11 persen secara tahunan dari 18 persen pada semester pertama.
Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengurangi momentum pertumbuhan ekonomi pada paruh kedua tahun ini.