Sebelumnya, MEDC memangkas penggunaan bahan bakar gas di lapangan Grissik, Blok Corridor melalui penerapan optimasi mode operasi Waste Heat Boiler (WHB).
Adapun fasilitas tersebut memanfaatkan panas dari gas buang proses produksi dan berhasil menurunkan emisi sekitar 19.000 ton CO₂ ekuivalen (tCO₂e) per tahun.
Di lapangan Natuna Offshore, MedcoEnergi juga mengoptimalkan mode operasi fasilitas Terubuk–Belida dengan mengalirkan produksi tanpa menggunakan kompresor. Strategi ini menurunkan emisi tambahan sekitar 24.000 tCO₂e per tahun.
Sementara untuk aset Onshore, perusahaan melakukan elektrifikasi sistem operasi, yakni konversi pasokan listrik dari generator berbahan bakar gas menjadi jaringan listrik bersih PLN, serta melakukan penyesuaian mode operasi untuk meningkatkan efisiensi energi.
(DESI ANGRIANI)