AALI
8850
ABBA
224
ABDA
6025
ABMM
4380
ACES
650
ACST
196
ACST-R
0
ADES
7275
ADHI
765
ADMF
8500
ADMG
167
ADRO
3860
AGAR
316
AGII
2500
AGRO
620
AGRO-R
0
AGRS
100
AHAP
105
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
144
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1600
AKRA
1305
AKSI
320
ALDO
695
ALKA
290
ALMI
390
ALTO
175
Market Watch
Last updated : 2022/09/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.43
-0.46%
-2.48
IHSG
7127.50
-0.71%
-51.08
LQ45
1020.20
-0.53%
-5.44
HSI
17855.14
-0.44%
-78.13
N225
26431.55
-2.66%
-722.28
NYSE
0.00
-100%
-14116.59
Kurs
HKD/IDR 1,914
USD/IDR 15,125
Emas
799,103 / gram

Ternyata Ini Alasan Jokowi Pilih Kenakan Pakaian Adat Baduy saat Pidato Negara

ECONOMICS
Muhammad Refi Sandi/MPI
Senin, 16 Agustus 2021 10:26 WIB
Jokowi memilih menggunakan pakaian adat Suku Baduy saat Sidang Tahunan MPR RI Tahun 2021.
Jokowi memilih menggunakan pakaian adat Suku Baduy saat  Sidang Tahunan MPR RI Tahun 2021. (Foto Instagram @kantorstafpresidenri)
Jokowi memilih menggunakan pakaian adat Suku Baduy saat Sidang Tahunan MPR RI Tahun 2021. (Foto Instagram @kantorstafpresidenri)

IDXChannel - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikenal selama menjabat kerap menggunakan pakaian adat daerah tertentu saat pidato kenegaraan. Pakaian adat yang dikenakan Jokowi tidak jarang menjadi perbincangan hangat oleh masyarakat karena keunikannya. 

Seperti hari ini, Senin (16/8/2021) saat menghadiri Sidang Tahunan MPR RI Tahun 2021 dan sidang bersama DPR RI serta DPD RI yang digelar dalam Ruang Rapat Paripurna, Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta. Jokowi memilih menggunakan pakaian adat Suku Baduy.

"Busana yang dipakai Presiden adalah pakaian adat Suku Baduy, yang berada di Kabupaten Lebak, Provinsi Banten," mengutip akun Instagram @kantorstafpresidenri.

Adapun alasan memakai pakaian adat itu tidak lain sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada Suku Baduy. Selain itu, menandakan bahwa Indonesia ialah bangsa yang majemuk yang memiliki kekayaan budaya. 

"Presiden memilih menggunakan pakaian adat suku Baduy sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan pada keluhuran nilai-nilai adat dan budaya suku Baduy," terangnya. 

"Ini juga sekaligus menunjukan bahwa Indonesia adalah bangsa yang majemuk yang memiliki kekayaan budaya yang luar biasa. Kemajemukan adalah kekuatan yang mahadasyat untuk mencapai Indonesia Maju. Selain itu Presiden suka mengenakan busana ini karena desainnya yang sederhana, simpel dan nyaman dipakai," imbuhnya. 

Lebih lanjut, dalam menyiapkan pakaian adat tersebut turut andil peran Tetua Adat Suku Baduy.  "Penyiapan busana dibantu oleh Pak Jaro Saija, Tetua Adat Masyarakat Baduy sekaligus Kepala Desa Kanekes," tandasnya.

Sebagai informasi, dari tahun ke tahun dalam pidato kenegaraan Presiden Jokowi selalu mengenakan pakaian adat mulai dari adat Bugis pada 2017, adat Aceh pada 2018, adat Sasak Nusa Tenggara Barat pada 2019, dan adat Sabu Nusa Tenggara Timur pada 2020. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD