AALI
8900
ABBA
230
ABDA
7075
ABMM
845
ACES
1415
ACST
252
ACST-R
0
ADES
1915
ADHI
1005
ADMF
8250
ADMG
163
ADRO
1315
AGAR
422
AGII
1125
AGRO
1135
AGRO-R
0
AGRS
470
AHAP
68
AIMS
380
AIMS-W
0
AISA
238
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3200
AKSI
535
ALDO
930
ALKA
244
ALMI
250
ALTO
382
Market Watch
Last updated : 2021/06/11 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
482.65
-0.44%
-2.14
IHSG
6095.50
-0.2%
-12.04
LQ45
901.64
-0.42%
-3.77
HSI
28842.13
0.36%
+103.25
N225
28948.73
-0.03%
-9.83
NYSE
0.00
-100%
-16620.00
Kurs
HKD/IDR 1,826
USD/IDR 14,188
Emas
866,552 / gram

Tujuh Hari Larangan Mudik, Penumpang di Bandara Soetta Turun 90 Persen

ECONOMICS
Giri Hartomo/Okezone
Rabu, 12 Mei 2021 16:26 WIB
Saat ini, rata-rata penumpang di bandara Soekarno Hatta hanya sekitar 7000 hingga 8000 saja.
Saat ini, rata-rata penumpang di bandara Soekarno Hatta hanya sekitar 7000 hingga 8000 saja. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Jumlah penumpang mengalami penurunan yang signifikan pada periode larangan mudik lebaran tahun ini. 

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pada masa peniadaan mudik yang dimulai sejak 6 Mei 2021 lalu, terjadi penurunan jumlah penumpang yang signifikan di Bandara Soetta. Di mana saat ini rata-rata penumpang di bandara Soekarno Hatta hanya sekitar 7000 hingga 8000 saja  dibandingkan pekan-pekan sebelumnya yang mencapai  50.000 hingga 70.000 penumpang per hari.

“Sekarang ini rata-rata setiap harinya ada 7000-8000 penumpang yang bergerak. Penurunannya kurang lebih 90% ,” ujarnya dalam keteranganya, Rabu (12/5/2021).

Menhub menambahkan, pihaknya akan terus memantau penerapan larangan mudik di berbagai moda transportasi. Hal ini dilakukan untuk memastikan agar hanya orang yang dikecualikan saja yang bisa berpergian ke luar kota. 

“Untuk memastikan bahwa walau ada kebijakan peniadaan mudik, kita tetap memberikan pelayanani yang baik bagi mereka para pelaku perjalanan yang dikecualikan,” jelasnya. 

Meskipun begitu, Menhub meminta kepada semua pihak untuk tetap waspada untuk mengantisipasi arus balik. Di perkirakan akan ada lonjakan penumpang pada puncak arus balik pada 16 hingga 17 Mei 2021.  

“Kami meminta kepada seluruh petugas di bawah koordinasi Satgas untuk tetap menjaga penerapan protokol kesehatan dan SOP yang sudah ditetapkan baik untuk penanganan penumpang yang akan berangkat maupun yang akan datang dan mereka yang harus melakukan karantina. Jumlah ketersediaan ruang karantina harus dipastikan tersedia,” jelasnya. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD