IDXChannel - Unit bisnis Grup Arsari milik Hashim Djojohadikusumo, Nations Petroleum, memenangkan lelang wilayah kerja (WK) minyak dan gas bumi (migas) Natuna D-Alpha.
Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengumumkan Nations Petroleum sebagai pemenang lelang penawaran langsung WK Natuna D-Alpha dalam lelang wilayah kerja migas tahap I 2026.
Melansir laman resmi Kementerian ESDM, Jumat (18/9/2026), Nations Petroleum memberikan komitmen pasti tiga tahun pertama senilai USD103,309 juta dan bonus tanda tangan sebesar USD200 ribu.
Komitmen kerja yang diberikan meliputi tiga paket studi geologi dan geofisika (G&G), akuisisi dan processing data seismik 3D seluas 591 km2, satu pilot unit design and engineering, tiga paket CO2 integrated study, satu manufacturing, procurement and construction, serta dua paket EPC design cost.
Nations Petroleum juga berkomitmen melakukan pengeboran satu sumur appraisal dan satu sumur eksplorasi, serta satu paket operation, multi-mode testing and monitoring.
Reuters melaporkan, Natuna D-Alpha diperkirakan memiliki sumber daya minyak sebesar 2,86 miliar barel.
Indonesia telah lama memiliki rencana untuk mengembangkan blok tersebut, yang juga disebut sebagai salah satu sumber gas alam yang belum dikembangkan dengan estimasi volume mencapai 230 triliun kaki kubik.
Namun, pengembangan gas di blok tersebut menghadapi tantangan berupa tingginya kandungan karbon dioksida (CO2).
Nations Petroleum merupakan unit dari Grup Arsari yang dimiliki Hashim Djojohadikusumo, adik Presiden Prabowo Subianto.
Selain Natuna D-Alpha, pemerintah juga mengumumkan lima pemenang lelang WK migas lainnya pada tahap I 2026.
WK Sapukala dimenangkan Eni Indonesia Limited, WK Bengara II oleh Sinopec International Energy Investment (HK) Holdings Limited, WK Pesut Mahakam dan Puri oleh PT Timur Hijau Investama, serta WK Rupat oleh Cinda Energy (Hong Kong) Limited.
Secara keseluruhan, enam WK migas tersebut memiliki total nilai komitmen pasti tiga tahun pertama sebesar USD141,512 juta dan total bonus tanda tangan USD1,6 juta.
Pada kesempatan yang sama, Kementerian ESDM membuka penawaran lelang WK migas tahap II 2026 untuk delapan WK, yakni Jago, Mahesa, Rafflesia, Belibis, Talu, Manta, Palu, dan Leti Selatan. (Aldo Fernando)