AALI
12225
ABBA
194
ABDA
6250
ABMM
2950
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
715
ADMF
8075
ADMG
181
ADRO
3160
AGAR
332
AGII
2050
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1160
AKRA
1015
AKSI
374
ALDO
945
ALKA
308
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
0%
0.00
IHSG
6883.50
0%
0.00
LQ45
1009.51
0%
0.00
HSI
20697.36
2.89%
+581.16
N225
26781.68
1.44%
+378.84
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,693 / gram

Update Covid-19, 1.584 Warga DKI Jakarta Terpapar Omicron

ECONOMICS
Komaruddin Bagja
Senin, 24 Januari 2022 22:21 WIB
Sebanyak 1.584 warga DKI Jakarta terpapar Omicron.
Sebanyak 1.584 warga DKI Jakarta terpapar Omicron. (Foto: MNC Media)
Sebanyak 1.584 warga DKI Jakarta terpapar Omicron. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, jumlah kasus aktif di Jakarta hari ini naik sejumlah 1.431 kasus, sehingga jumlah kasus aktif kini sebanyak 10.488 (orang yang masih dirawat/isolasi). 

"Perlu digarisbawahi bahwa 8.762 orang dari jumlah kasus aktif (83,6%) merupakan transmisi lokal, sedangkan sisanya adalah pelaku perjalanan luar negeri. Sementara itu, kasus positif baru berdasarkan hasil tes PCR hari ini bertambah 1.993 orang sehingga total 881.300 kasus, yang mana 1.861 (93,4%) di antaranya juga merupakan transmisi lokal," ujar Dwi di Jakarta, Senin (24/1/2022). 

Selain itu, Dwi turut mengimbau agar masyarakat juga mewaspadai penularan Varian Omicron yang kini juga meningkat di Jakarta. 

"Dari 1.584 orang yang terinfeksi, sebanyak 1.058 orang adalah pelaku perjalanan luar negeri, sedangkan 526 lainnya adalah transmisi lokal," tambahnya.

Sementara itu, upaya 3T terus digalakkan, selain vaksinasi COVID-19 yang juga masih berlangsung dengan cakupan yang lebih luas. Data Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta mencatat, dilakukan tes PCR sebanyak 18.868 spesimen. 

Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 18.113 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 1.993 positif dan 16.120 negatif. Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 48.059 orang dites, dengan hasil 1.023 positif dan 47.036 negatif. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR. 

Lebih lanjut, Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.

 "Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 131.417 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 766.819 per sejuta penduduk," tambahnya. 

Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 857.215 dengan tingkat kesembuhan 97,3%, dan total 13.597 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,5%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,4%. 

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 7,5%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 10,8%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD