Ache menjelaskan, konsep kolaborasi memang telah menjadi kekuatan utama bahkan sejak .Temu membuka gerai pertamanya di Seminyak, Bali, pada 2016 lalu. Bahkan, bisnis .Temu sendiri juga didirikan sebagai hasil kolaborasi dari 15 founder yang saling bekerja sama.
"Sehingga memang filosofi yang kami usung adalah menyediakan tempat berkumpul, saling menyapa dan melakukan aksi kebaikan bersama-sama. Karenanya, selain sebagai tempat F&B, kedai kopi, kami juga menyediakan diri sebagai sebuah rumah bagi komunitas, untuk wadah berekspresi dan berproses bersama," tutur Ache.
Sebagai contoh, Ache mengungkap, pihaknya kini juga tengah berkolaborasi bersama seniman Jessica Soekidi, dengan menampilkan karya seni seri Growing: The Unseen Process milik Jessica di gerai .Temu.
Tak hanya itu, gerai SCBD juga bakal menjadi tuan rumah berbagai workshop menarik di area belakang gedung, sehingga diharapkan dapat menjadikan .Temu sebagai pusat pertemuan sekaligus wadah berbagai pengetahuan bagi komunitas.
"Semua konsep itu, semua semangat itu, coba kami hadirkan di tengah hiruk-pikuk aktivitas di SCBD, yang notabene merupakan salah satu pusat perekonomian paling ikonik di Jakarta," tegas Ache. (TSA)