AALI
9800
ABBA
188
ABDA
0
ABMM
2360
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7375
ADHI
815
ADMF
8100
ADMG
177
ADRO
2970
AGAR
318
AGII
1950
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1640
AKRA
1060
AKSI
294
ALDO
855
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
228
Market Watch
Last updated : 2022/06/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.03
0.56%
+3.01
IHSG
7042.94
0.64%
+44.67
LQ45
1018.99
0.57%
+5.77
HSI
21719.06
2.09%
+445.19
N225
26491.97
1.23%
+320.72
NYSE
14402.12
0.34%
+49.32
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,845
Emas
873,761 / gram

Wagub Ariza Tegaskan DKI Jakarta Penuhi Syarat PTM 100 Persen

ECONOMICS
Indra Purnomo
Selasa, 18 Januari 2022 10:28 WIB
Wagub Ariza menegaskan Ibu Kota hingga saat ini memenuhi syarat melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas 100%. 
Wagub Ariza Tegaskan DKI Jakarta Penuhi Syarat PTM 100 Persen
Wagub Ariza Tegaskan DKI Jakarta Penuhi Syarat PTM 100 Persen

IDXChannel - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menegaskan, bahwa Ibu Kota hingga saat ini memenuhi syarat melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas 100%. 

"Jadi DKI memang memenuhi syarat melaksanakan PTM terbatas 100% sekalipun memang hari ini ada peningkatan signifikan. Dari 16 sekarang ada 39. Tapi dari 39, ini kan data sejak awal PTM mulai pada 3 Januari, sebagian sudah dibuka lagi," ujar pria yang biasa disapa Ariza saat ditemui di Balai Kota Jakarta, Jakarta Pusat, Senin (17/1/2022). 

Ariza pun mengakui bahwa ada peningkatan Covid-19 di Jakarta dan Indonesia karena dampak libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kendati demikian, dia berujar hingga hari ini pandemi Covid-19 masih dapat diatasi dan dikendalikan dengan baik. 

"Kemudian, vaksin di atas 80% untuk tenaga pendidikan, lansia. Sementara Jakarta lebih dari itu, pendidiknya 90% ke atas, tenaga kependidikan di atas 89%, lansia di atas 71%, bahkan peserta didik sudah 98%. Artinya sekalipun Jakarta hingga hari ini ada 16 sekolah yang sempat terpapar Covid-19," ucapnya. 

Oleh sebab itu, pihaknya terus melakukan monitoring, pengawasan, dan evaluasi setiap saat sesuai dengan jenjang dan bidang masing-masing. Dia juga memohon dukungan dari semua pihak khususnya para orang tua, agar memastikan anak-anaknya dalam menjalankan PTM terbatas 100% tetap melaksanakan protokol kesehatan (prokes) dengan ketat. 

"Jadi untuk itu sekali lagi mohon dukungan seluruh pihak khususnya para orang tua, untuk memastikan anak-anaknya, semua yang sekolah untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat, patuh disiplin dan penuh tanggung jawab. Pastikan sekolah dan kembali ke rumah tidak mampir-mampir bermain dan lain sebagainya," katanya.

(NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD