AALI
9800
ABBA
292
ABDA
6750
ABMM
1400
ACES
1350
ACST
195
ACST-R
0
ADES
3650
ADHI
830
ADMF
7600
ADMG
194
ADRO
2260
AGAR
362
AGII
1475
AGRO
1485
AGRO-R
0
AGRS
148
AHAP
70
AIMS
404
AIMS-W
0
AISA
173
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1130
AKRA
810
AKSI
740
ALDO
1380
ALKA
358
ALMI
290
ALTO
222
Market Watch
Last updated : 2022/01/17 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.30
-0.48%
-2.43
IHSG
6645.05
-0.72%
-48.35
LQ45
948.02
-0.52%
-4.93
HSI
24218.03
-0.68%
-165.29
N225
28333.52
0.74%
+209.24
NYSE
0.00
-100%
-17259.00
Kurs
HKD/IDR 1,836
USD/IDR 14,319
Emas
838,644 / gram

Waspada! Pelonggaran PPKM Bikin Potensi Penularan Covid-19 Meningkat

ECONOMICS
Dominique Hilvy Febriani
Selasa, 21 September 2021 06:55 WIB
Wagub DKI Jakarta, Ahmad Riza Patri mengatakan di masa pelonggaran PPKM saat ini mobilitas mulai meningkat sehingga potensi penularan tinggi.
Wagub DKI Jakarta, Ahmad Riza Patri mengatakan di masa pelonggaran PPKM saat ini mobilitas mulai meningkat sehingga potensi penularan tinggi. (Foto: MNC Media)
Wagub DKI Jakarta, Ahmad Riza Patri mengatakan di masa pelonggaran PPKM saat ini mobilitas mulai meningkat sehingga potensi penularan tinggi. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Pemprov DKI memberikan kelonggaran peraturan di masa PPKM. Hal ini diberikan pemerintah seiring dengan penurunan jumlah kasus baru covid-19 dan menurunnya tingkat keterisian tempat tidur di sejumlah rumah sakit.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patri mengatakan di masa pelonggaran PPKM saat ini mobilitas mulai meningkat. Dengan demikian, risiko penularan pun semakin meningkat. Ia mengimbau masyarakat untuk membatasi mobilitas dan patuhi protokol kesehatan.

“Justru di masa pelonggaran ini potensi orang keluar rumah meningkat, potensi kerumunan meningkat, pada akhirnya potensi interaksi dapat meningkat dan pada akhirnya potensi orang tertular juga bisa meningkat. jadi justru saat sekarang harus lebih ketat disiplin diri, hindari kerumunan, berada di rumah tempat terbaik,” kata Ariza di Balai Kota (20/9/2021).

Ia mengimbau masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan agar tidak terjadi klaster Covid-19 baru di Jakarta.

“Ya tentu harus tanggung jawab orangtua dijaga. sedapat mungkin sekali lagi tempat yang terbaik apalagi bagi anak-anak dan orangtua adalah di rumah semuanya juga yang lebih baik di rumah, terlebih lagi bagi anak-anak dan orangtua. jadi kami minta tetap di rumah,” ucap Ariza.

Sementara itu Kadinkes DKI Jakarta Widyastuti menyampaikan perkembangan penanganan Covid-19 di Ibu Kota."Alhamdulillah kondisi terkendali dan kita berharap warga masyarakat dan kita semua tentu tetap menjaga protokol kesehatan. Dan yang belum divaksin sekali lagi kita imbau, saat ini sudah tersedia berbagai jenis vaksin yang bisa dilakukan oleh masyarakat sesuai dengan kondisi Kesehatannya yang lebih aman dan bisa diterima dengan segala kondisi yang ada di masyarakat," ucap Widyastuti (20/9/2021). (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD