AHY menyebut pertandingan semalam berlangsung menegangkan, terutama ketika Indonesia yang sempat unggul 1-0 harus tertinggal 1-2 dari Thailand. Ia pun mengakui sempat merasa deg-degan hingga lemas selama menyaksikan pertandingan.
"Seru banget, tapi deg-degan sampai akhir. Lemes kita ketika, waduh kok menjelang akhir pertandingan malah kita kesusul. Tadinya kita 1-0, kemudian tidak lama kemudian disamai 1-1, setelah itu malah 2-1an mereka, ketinggalan," ujarnya.
Setelah kedudukan kembali imbang 2-2, AHY mengaku dirinya banyak berdoa hingga Tim Garuda akhirnya memastikan kemenangan melalui drama adu penalti.
"Tapi bersyukurlah kita ada gol last minute sehingga menyamakan lagi kedudukan 2 sama, yang berujung pada drama adu penalti. Waduh, setelah itu kita banyak doa, banyak zikir juga tadi malam. Karena ini harapan besar dari ratusan juta penduduk Indonesia, para pecinta bola, melihat Timnasnya berlaga," katanya.
AHY berharap semangat kerja keras dan kekuatan tim yang ditunjukkan Timnas Indonesia dalam meraih gelar juara juga dapat tercermin dalam pembangunan bangsa.
"Mudah-mudahan tidak hanya di olahraga tapi juga dalam pembangunan bangsa," kata dia. (Febrina Ratna Iskana)