Ia pun melihat tantangannya sekarang adalah bagaimana teknologi tersebut digunakan dan dipadukan dengan kreativitas manusia.
“Bagaimana memadukannya itu kita tidak bisa menutup mata, tapi tetap peran manusia itu lebih dominan daripada mesinnya, daripada teknologinya,” pungkasnya.
(Nadya Kurnia)