AALI
9800
ABBA
284
ABDA
6250
ABMM
1365
ACES
1200
ACST
185
ACST-R
0
ADES
3310
ADHI
810
ADMF
7600
ADMG
177
ADRO
2210
AGAR
362
AGII
1430
AGRO
1260
AGRO-R
0
AGRS
151
AHAP
67
AIMS
358
AIMS-W
0
AISA
173
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1090
AKRA
730
AKSI
685
ALDO
1355
ALKA
300
ALMI
282
ALTO
268
Market Watch
Last updated : 2022/01/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.28
0.93%
+4.69
IHSG
6600.82
0.5%
+32.65
LQ45
946.86
0.8%
+7.52
HSI
24289.90
0.19%
+46.29
N225
27011.33
-0.44%
-120.01
NYSE
0.00
-100%
-16413.97
Kurs
HKD/IDR 1,838
USD/IDR 14,325
Emas
849,695 / gram

Buat Konten Teknologi Pangan di TikTok, Dennis Guido Jadi Bisa Beli Apartemen

ECOTAINMENT
Shifa Nurhaliza
Selasa, 11 Januari 2022 15:15 WIB
Platform TikTok memang semakin unik dan tak pernah kehabisan bahasan. Banyak kreator yang mengenalkan ilmu nya lewat video unggahan di TikTok.
Buat Konten Teknologi Pangan di TikTok, Dennis Guido Jadi Bisa Beli Apartemen. (Foto: MNC Media)
Buat Konten Teknologi Pangan di TikTok, Dennis Guido Jadi Bisa Beli Apartemen. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Platform TikTok memang semakin unik dan tak pernah kehabisan bahasan. Banyak kreator yang mengenalkan ilmu nya lewat video unggahan di TikTok. Dari mulai pengetahuan umum, bahasa asing, kuliner, kebugaran dan kesehatan, fashion, teknologi, bahkan ilmu makan.

Dennis Guido, dengan nama akun TikTok @naktekpang sukses menyajikan konten menghibur seputar informasi tentang teknologi pangan dan berhasil masuk dalam 10 besar pemenang #TauGaSih yang digelar TikTok.

Dennis Guido mengaku membuat akun TikTok hanya iseng dan seru-seruan saja pada 2019 lalu. Akan tetapi semua itu berubah setelah ia membuat konten soal kuah mie instan apakah dibuang atau boleh dikonsumsi. Konten itu sejatinya dibuat Dennis juga atas dasar iseng dan seru-seruan lantaran di tengah periode work from home (WFH).

"Bikin konten itu aku mulai 1 mei 2020, aku awalnya beneran pure iseng awal-awal WFH, jadi itu banyak waktu sih untuk waktu lebih dan akhirnya bikin konten. Nggak nyangka jadi ramai. Aku itu basicnya itu lebih ke konten teknologi. Konten sains atau teknologi apa aja yang bisa diaplikasi ke pangan, nah aplikasinya sih memang masuk ke industri pangan, misal konten seputar mi instan, lalu minuman kemasan yang berkaitan dengan teknologinya, misal dipakai ke dalam botol, kemasan plastik, itu aman nggak sih, gimana menciptakan rasa minuman, jadi hal-hal seperti itu," ungkap Dennis..

Setelah hampir satu tahun menjadi konten creator TikTok, Dennis mengatakan bahwa pendapatannya sudah dapat melebihi gaji ketika masih kantoran dan dapat pindah ke apartment. 

“Pendapatan aku meningkat sekitar 4 kali lipat. Dan sudah dapat melebihi gaji ketika masih kantoran dan dapat pindah ke apartment. Ini tentunya juga berkat dan pengaruh terutama followers TikTok yang tidak hanya mengikuti akun tetapi juga menonton dan aktif dalam setiap konten yang diberikan,” jelas Dennis.

Saat ini Dennis diketahui berprofesi ssebagai Full Time Content Creator, dan sedang berencana mengejar studi lanjutan S2 di luar negeri. Selain hobi bereksperimen, Dennis juga punya hobi breakdance yang sudah ditekuni sejak ia berumur 14 tahun.

“Profesi saya sekarang sebagai Full Time Content Creator, dan sedang berencana mengejar studi lanjutan S2 di luar negeri. Selain hobi bereksperimen, saya juga punya hobi breakdance yang sudah ditekuni sejak berumur 14 tahun. Ditahun ini saya berharap semoga konten tentang teknologi pangan masih diminati sehingga saya dapat terus termotivasi untuk membuat konten yang ditonton oleh netizen,” tandasnya. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD