AALI
9925
ABBA
290
ABDA
7000
ABMM
1380
ACES
1275
ACST
194
ACST-R
0
ADES
3400
ADHI
840
ADMF
7625
ADMG
188
ADRO
2310
AGAR
364
AGII
1390
AGRO
1325
AGRO-R
0
AGRS
163
AHAP
70
AIMS
362
AIMS-W
0
AISA
175
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1100
AKRA
800
AKSI
755
ALDO
1375
ALKA
314
ALMI
288
ALTO
258
Market Watch
Last updated : 2022/01/21 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
513.72
1.77%
+8.94
IHSG
6726.37
1.5%
+99.50
LQ45
959.76
1.74%
+16.42
HSI
24965.55
0.05%
+13.20
N225
27522.26
-0.9%
-250.67
NYSE
0.00
-100%
-16818.98
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,345
Emas
847,450 / gram

China Blokir Aplikasi Chatting Signal

ECOTAINMENT
Intan Rakhmayanti
Jum'at, 19 Maret 2021 10:38 WIB
China memblokir aplikasi chatting Signal yang memiliki layanan pesan terenkripsi.
China Blokir Aplikasi Chatting Signal (FOTO: MNC Media)
China Blokir Aplikasi Chatting Signal (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Pemerintah China memblokir aplikasi chatting Signal yang memiliki layanan pesan terenkripsi. Namun, pengguna masih bisa menggunakan aplikasi ini dengan mengaktifkan layanan VPN.

Pengguna di China mengatakan bahwa mereka tidak bisa mendapatkan aplikasi untuk terhubung tanpa layanan VPN.  Pesan gagal dikirim dan panggilan tidak berhasil, demikian dikutip dari NBC News, Jumat (19/3/2021).

Pengguna di China memang harus terhubung ke VPN terlebih dahulu agar dapat menghindari apa yang disebut Great Firewall di China, sistem sensor yang memblokir situs web, layanan, dan aplikasi yang dianggap tidak pantas oleh pemerintah China.

Signal menjadi salah satu dari sedikit aplikasi perpesanan yang tersisa di China yang memungkinkan pengguna untuk menggunakan perpesanan terenkripsi. 

Aplikasi ini memang menggunakan enkripsi ujung-ke-ujung untuk layanan pesan dan panggilannya yang mencegah pihak ketiga mana pun untuk melihat konten percakapan atau mendengarkan panggilan.

Aplikasi tersebut baru-baru ini menjadi populer di kalangan pengguna di China yang khawatir tentang masalah privasi. 

Hingga di blokir,  jumlah pengguna Signal di negara tersebut masih tergolonf kecil dibandingkan dengan aplikasi perpesanan WeChat yang sudah banyak digunakan. WeChat memiliki lebih dari satu miliar pengguna dan merupakan aplikasi utama untuk kehidupan sehari-hari di China berkat layanan pembayaran dan fitur media sosialnya.

Namun, pesan dan konten yang sensitif soal politik di WeChat sering kali disensor, bahkan pihak berwenang tak segan untuk menindak tegas pengguna karena menyebarkan rumor secara online.  

Pesan di WeChat hanya dienkripsi antara servernya dan perangkat pengguna, dan secara teori dapat diakses oleh Tencent, perusahaan induk WeChat.

Tak heran bila Signal di blokir di China, sebab negara itu memang dikenal sebagai tempat yang arus informasinya begitu di kontrol ketat oleh pemerintah. 

Di China, layanan seperti Facebook, Google, dan Twitter telah diblokir selama bertahun-tahun.  Baru-baru ini, platform audio-sosial populer Clubhouse juga ditutup di negara itu, tak lama setelah pengguna China di Clubhouse  mulai menggunakan aplikasi dan terlibat dalam diskusi audio real-time yang dianggap sensitif oleh pihak berwenang. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD