AALI
12300
ABBA
183
ABDA
0
ABMM
3210
ACES
1005
ACST
164
ACST-R
0
ADES
4810
ADHI
680
ADMF
8150
ADMG
166
ADRO
3120
AGAR
350
AGII
1925
AGRO
960
AGRO-R
0
AGRS
118
AHAP
62
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
162
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1050
AKSI
232
ALDO
930
ALKA
300
ALMI
274
ALTO
190
Market Watch
Last updated : 2022/05/19 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
540.22
-0.53%
-2.88
IHSG
6830.60
0.55%
+37.19
LQ45
1009.96
-0.59%
-6.04
HSI
20082.33
-2.72%
-561.95
N225
26349.61
-2.09%
-561.59
NYSE
15044.52
-3.2%
-497.38
Kurs
HKD/IDR 1,874
USD/IDR 14,725
Emas
858,911 / gram

Pandemi Covid, Alat Berat Merek China Laris Manis di Indonesia

ECONOMICS
Shifa Nurhaliza
Kamis, 18 Maret 2021 15:20 WIB
Saat pandemi covid-19 melanda, banyak sektor usaha pengguna alat berat mengalihkan pembeliannya ke merek asal China.
Pandemi Covid, Alat Berat Merek China Laris Manis di Indonesia (FOTO: LiuGong)
Pandemi Covid, Alat Berat Merek China Laris Manis di Indonesia (FOTO: LiuGong)

IDXChannel - Saat pandemi covid-19 melanda, banyak sektor usaha pengguna alat berat mengalihkan pembeliannya ke merek asal China. Hal ini terlihat dari meningkatnya penjualan alat beras asal negeri tirai bambu.

Hal ini seperti diungkapkan Manajemen PT Intraco Penta Tbk (INTA). lewat anak usahanya PT Intraco Penta Prima Service menambah merek baru untuk produk lini usaha alat berat, yakni LiuGong. LiuGong merupakan produsen alat berat yang berkantor pusat di China. 

Manajemen INTA optimistis, penambahan merek baru ditengah pandemic saat ini dapat memberikan kontribusi positif ke kinerja. Pasalnya, di tengah kondisi saat ini pasar mulai beralih ke merek-merek China sehingga INTA menilai hal ini merupakan keuntungan karena telah berhasil menggandeng LiuGong. 

Dalam kesempatannya, Manajemen Intraco Penta memaparkan sejak tahun 2019 dan puncaknya di tahun 2020, tren penjualan alat berat dari para pemain utama dunia mengalami penurunan. Namun, ternyata penjualan alat berat dari China justru mengalami kenaikan penjualan, salah satunya yaitu alat berat merek LiuGong yang memiliki market share sekitar 4%-5% terhadap pasar alat berat di Indonesia. 

Hal ini menunjukkan posisi LiuGong di Indonesia bertumbuh dengan baik, sehingga diharapkan dengan kerja sama ini dapat memberikan kontribusi positif terhadap kinerja INTA ke depan Manajemen mengatakan, Intraco Penta melihat bisnis alat berat di tahun 2021 ini akan kembali membaik seiring dengan meningkatnya permintaan dari sektor pertambangan seperti batu bara dan juga nikel. 

Namun, hal ini menjadi satu tanda baik bahwa nikel akan terus mendukung industri alat berat INTA ke depan. Manajemen tetap optimistis kinerja INTA akan tumbuh sekitar 10% year on year (yoy) di sepanjang tahun ini seiring dengan pulihnya pasar alat berat. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD